cara memilih sarung yang bagus

Tips Memilih Sarung

Posted on

Sarung banyak disukai oleh masyarakat luas. Maka tak mengherankan bila kita melihat orang yang memakai sarung ini dalam kehidupan sehari-hari. Banyak yang memakainya. Iklan di televisi pun bergitu banyak mengenai kain sarung ini. Orang mengenal sarung ini sudah semenjak lam. Dari anak-anak sampai orang yang sudah tua biasa dengan memakai sarung. Baik saat santai maupun dalam melakukan aktivitas tertentu.

Satu diantara kegiatan yang menggunakan sarung ialah melaksanakan ibadah shalat. Sobat ngaji saya yakin banyak yang suka memakai sarung tatkala hendak mengerjakan ibadah shalat ini. Serasa begitu nyaman kalau shalat dengan memakai sarung itu. Meskipun memang tidak harus memakai sarung ini dalam shalat. Kewajiban menutup aurat dengan baik bisa dilakukan dengan mengenakan sarung.

Umumnya yang menggunakan sarung adalah para pria. Dipakai sebagai bawahan saat hendak melaksanakan ibadah shalat di masjid. Melaksanakan shalat dengan menggunakan sarung menjadi nyaman. Kita tentu akan lebih memilih sarung yang bagus saat hendak melaksanakan shalat.

Selain untuk melaksanakan shalat, sarung bisa dipakai dalam berbagai kesempatan. Kalau saat di kampung-kampung kita biasa saksikan orang melakukan kegiatan ronda atau siskamling dengan memakai sarung. Di pos ronda banyak yang menggunakan sarung dibandingkan pakai celana panjang misalnya. Lebih praktis katanya.

Tidak hanya saat ronda saja. Sarung pun juga bisa digunakan untuk selimut. Meskipun tidak begitu hangat sekali dibanding selimut yang tebal tetapi tidak sedikit yang menggunakan sarung sebagai selimut. Cukup praktis dipakai dan siapa saja bisa menggunakan sarung tersebut. Kegiatan pertemuan rutin di RT pun banyak yang memakai sarung. Termasuk dalam pengajian yang dihadiri banyak orang juga sarung yang lebih banyak dipakai.

Sobat ngaji. Dalam kesempatan ini saya mau berbagi cara memilih sarung untuk sholat. Mengapa kaitannya dengan ibadah shalat? Sebab di tanah air kita lebih mengenal sarung yang digunakan sebagai sarana ibadah. Khususnya shalat. Orang kalau shalat ke masjid bisa kita hitung antara mereka yang memakai sarung dan dari mereka yang tidak memakai sarung.

Ternyata kalau kita lihat secara seksama. Umumnya lebih banyak orang yang memakai sarung. Dalam sebuah masjid mungkin ada jamaah yang tidak memakai sarung itu malah lebih banyak. Akan tetapi, pada umumnya seperti yang saya sampaikan tadi. Sarung lebih banyak dipakai saat beribadah shalat. Apalagi kalau di pondok pesantren. Sarung begitu banyak dipakai oleh para santri.

Tips memilih sarung

Maka menjadi hal penting tatkala kita ingin membeli sarung itu adalah tipsnya. Kita ingin membeli yang terbaik. Berikut ini beberapa tips dalam memilih sarung saat membelinya.

  1. Ketahui dulu bahan sarung
    Bahan dari sarung menjadi faktor penting untuk kita ketahui. Di saat hendak membeli dan memilih sarung maka kita perlu memilih yang bahannya nyaman. Pastikan sarung yang kita pilih itu nyaman saat dipakai. Sebelum membeli cobalah mencoba sarung tersebut terlebih dahulu.
  2. Cek tekstur sarung
    Tekstur sarung juga berpengaruh dalam pemilihan sebuah sarung. Untuk sarung yang nyaman biasanya teksturnya halus. Dengan kehalusan ini ketika kita memakai sarung akan nyaman sekali. Saat terkena kulit tidaklah membuat kita gak enak. Tetap nyaman sehingga ingin terus memakai sarung. Termasuk juga tekstur sarung tersebut tidak kaku.
  3. Bagus kualitas jahitannya
    Sarung akan disebut bagus bila jahitannya berkualitas. Indikator dari kualitas sarung yang bagus ini diantaranya jahitannya kuat. Bila tidak kuat jahitannya maka bisa mudah rusak sarungnya. Termasuk pula harus rapi juga jahitannya. Kerapian pada jahitan menjadikan sarung semakin enak dipandang.
  4. Kerapatan sarung menjadi penting
    Sarung yang bagus bisa dilihat kerapatannya. Maksud kerapatan di sini ialah kerapatan benangnya. Semakin tinggi kerapatannya maka itu akan semakin bagus dan layak untuk segera dipilih. Kalau sarung begitu rapat maka akan lebih awet lho, sobat ngaji sekalian. Siapa saja tentu ingin membeli sarung yang awet. Sarung pun tidak akan gampang sobek bila kerapatannya tinggi.
  5. Warna dan motif yang menarik
    Layak bagi sobat ngaji sekalian untuk memilih sarung yang warnanya serta motifnya menarik. Mengenai warna dari sarung memang masing-masing orang punya kesukaan sendiri-sendiri. Maka bisa disesuaikan dengan kesukaan kita. Termasuk motif dari sarung juga demikian.

Begitulah beberapa tips memilih sarung untuk dipakai dalam shalat. Meskipun kaitannya dalam ibadah shalat, namun tips di atas bisa dipahami secara umum. Dalam arti saat kita ingin memilih sarung bukan dalam rangka dipakai untuk shalat saja tetap bisa menggunakan cara di atas.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *