Doa Dimudahkan Segala Urusan Arab Latin Artinya

Assalaamualaikum warahmatullahi wabarakaatuh. Doa dimudahkan segala urusan memang menjadi bacaan penting untuk kita semua. Hidup di dunia tidak lepas dari yang namanya urusan. Setiap hari kita melaksanakan segala aktivitas. Apa saja yang kita lakukan itu selalu ingin mendapatkan kemudahan. Manusia dari hari ke hari memang hidup dalam rangka menyelesaikan berbagai urusannya. Lembaran hari yang dilaluinya selalu dipakai untuk merampungkan aneka urusan dalam hidup ini.

Dalam menyelesaikan berbagai urusan tersebut kita perlu berusaha dengan sebaik-baiknya. Segala upaya dilakukan agar berbagai urusan kita itu bisa selesai. Tidak cukup selesai saja akan tetapi hasilnya pun juga memuaskan. Mengandalkan pikiran, tenaga, uang dan sumber daya yang lainnya saja rasanya tidak cukup untuk membuat urusan kita cepat selesai. Ada faktor lainnya yang perlu untuk kita perhatikan. Memohon pertolongan dari Allah subhanahu wa ta’ala itu juga amat penting.

Kita bisa sukses dalam hidup ini tidak hanya berkat dari usaha atau ikhtiar. Doa menjadi faktor paling penting juga. Tidak bisa dikesampingkan yang namanya doa itu. Berdoa menjadi kegiatan yang paling pertama kita lakukan sebelum melakukan berbagai aktivitas kaitannya dengan menyelesaikan aneka urusan hidup ini. Kalau ditanya apa saja urusan kita maka amatlah banyak. Bergantung kepada beberapa hal mengenai banyaknya urusan dari seseorang.

Doa agar dimudahkan urusan

Usia, profesi, kedudukan di dalam masyarakat, dan masih banyak lagi yang menjadi faktor mengenai urusan apa saja yang dilakukan oleh orang tersebut. Semua urusan tersebut kita ingin bisa selesaikan dengan mudah. Tuntas dan hasilnya sesuai dengan apa yang diharapkan. Maka doa dimudahkan segala urusan menjadi perlu kita ketahui. Perlu kita pelajari bahkan sehingga kita benar-benar tahu dan hafal. Lafadznya doanya yakni.

doa dimudahkan segala urusan

Latinnya:
ALLAHUMMA LAA SAHLA ILLA MAA JA ‘ALTAHU SAHLAN WA ANTA TAJ ‘ALUL HAZNA IDZAA SYI ‘TA SAHLAA.
Artinya:
” Ya Allah, tidak ada kemudahan kecuali yang Engkau jadikan mudah. Dan engkau menjadikan kesedihan (kesulitan), jika Engkau kehendaki pasti akan menjadi mudah”.

Doa tersebut berdasar dari hadits Ibnu Hibban. Dalam teks doa di atas kita memohon kepada Allah subhanahu wa ta’ala. Bahwasannya kemudahan itu asalnya dari Allah saja. Tiada satu pun kemudahan melainkan datangnya dari Allah subhanahu wa ta’ala. Segala kesulitan pun akan berubah menjadi mudah bila mana Allah menghendaki hal itu. Maka dari itu, sudah selayaknya bahwa kita memohon agar Allah subhanahu wa ta’ala memberi kemudahan kepada urusan kita. Segala kesulitan yang dihadapi bisa berubah menjadi mudah.

Terdapat doa yang lainnya mengenai permohonan agar dimudahkan segala urusan kita ini. Doa tersebut lafadznya adalah.

doa mohon kemudahan urusan

Latinnya:
YAA HAYYU YAA QAYYUUMU BI RAHMATIKA ASTAGHIITSU ASHLIH LII SYA’ NII KULLAHU WA LAA TAKILNII ILAA NAFSII THARFATA ‘AIIN.
artinya:
“Wahai yang Maha Hidup dan Maha Terjaga, dengan rahmat-Mu aku minta pertolongan, perbaikilah segala urusanku dan jangan Engkau limpahkan (semua urusan) terhadap diriku walau sekejap mata”.

Dalam doa mohon kemudahan urusan ini, kita menyebut keagungan Allah subhanahu wa ta’ala. Allah Maha Hidup dan Maha Terjaga. Tidak pernah satu saat pun Allah sampai luput pengawasannya kepada seluruh makhluk di seluruh alam semesta ini. Baik itu manusia atau pun makhluk lainnya yang jumlahnya tidak terhingga. Allah tidak pernah tidur. Berbeda dengan manusia yang amat lemah. Yang dalam sehari-hari selalu tidur untuk menjaga kesehatannya. Dalam segala urusan kita bermohon agar diperbaiki dan dimudahkan oleh Allah subhanahu wa ta’ala. Mesti hanya sekejap mata saja pun kita tetap memohon agar tidak dilepaskankan dari pertolongan-Nya.

Ada juga doa yang lain berkaitan permohonan agar kita mendapatkan kemudahan dalam berbagai urusan kehidupan ini. Doa berikut ini bisa juga kita membacanya.

doa agar diberi kemudahan dalam segala urusan

latinnya:
RABBANA AATINAA MIN LADUNKA RAHMAH WA HAYYI’ LANAA MIN AMRINAA RA SYADAA.
artinya:
“Ya Tuhan kami. Berikanlah rahmat kepada kami dari sisi-Mu dan sempurnakanlah petunjuk yang lurus bagi kami dalam urusan kami.”

Lafadz doa tersebut bersumber dari Al-Quran Surat Al-Kahfi ayat 10. Surat Al-Kahfi merupakan Surat yang ke-18 di dalam Al-Quran. Dalam ayat tersebut kita memohon rahmat dari sisi-Nya. Di samping itu, kita memohon petunjuk yang lurus di dalam segala urusan kehidupan kita. Petunjuk dari Allah subhanahu wa ta’ala ini amat dibutuhkan sehingga urusan kita bisa menjadi mudah. Kesulitan pada tiap urusan bisa teratasi dengan baik.

Sobat ngaji bisa memilih untuk membaca diantara doa-doa yang kami sebutkan tersebut. Semuanya baik. Bahkan kalau semuanya dibaca pun juga amat bagus. Tidak masalah. Waktu-waktu yang mustajab untuk berdoa bisa dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Beberapa waktu yang mustajab tersebut diantaranya pada saat diantara adzan sampai iqomah, saat hujan turun, dan setelah selesai menjalankan shalat wajib lima waktu.

Hidup tidak lepas dari yang namanya urusan. Seorang anak atau pelajar urusannya banyak di bidang sekolahnya. Seorang mahasiswa banyak di bidang perkuliahan urusannya. Para petani urusannya banyak dalam hal mengurusi sawah dan tanaman yang ditanamnya. Seorang pedagang banyak berurusan dengan perniagaan barang dagangannya. Seorang pengusaha sibuk mengurusi usahanya. Itu semua berkaitan dengan profesi sehari-hari.

Di samping itu, setiap saat kita pun juga memiliki urusan dalam lingkup keluarga dan juga masyarakat. Seorang kepala keluarga tentu punya tanggung jawab mengurusi keluarga yang dipimpinnya. Ia mesti menafkahi dengan baik. Termasuk pula memberikan pengayoman kepada seluruh anggota keluarga. Selain itu, seorang juga punya urusan dalam lingkungan tempat tinggalnya. Itulah beberapa urusan dalam kehidupan ini. Meskipun masih banyak lagi aneka urusan yang belum disebutkan di sini. Semuanya pada hakikatnya cuma ingin dimudahkan. Segala urusan ingin selalu mendapatkan kemudahan dari Allah subhanahu wa ta’ala. Sobat ngaji pun tentu berharap juga demikian. Akhirnya, kita hanya bisa selalu berdoa dan berikhtiar agar segala urusan kita menjadi mudah. Wassalaamualaikum warahmatullahi wabarakaatuh.

sumber: https://poskajian.blogspot.com/2019/04/doa-mohon-kemudahan-segala-urusan.html

Doa Memakai Pakaian Baru Arab Latin Artinya

Assalaamualaikum warahmatullahi wabarakaatuh. Dalam kesempatan penuh kebahagiaan ini kami hendak mau berbagai sebuah doa. Kita tahu bahwa tujuan utama diciptakannya manusia ialah untuk beribadah kepada Allah subhanahu wa ta’ala. Berdoa merupakan inti dari ibadah. Ada banyak sekali aktivitas yang berisi dengan membaca suatu doa. Di dalam shalat misalnya. Di sana penuh dengan doa yang dipanjatkan ke hadiratNya. Ibadah haji juga. Demikian pula ibadah-ibadah yang lainnya. Sehingga tiap hari kita mesti berdoa. Jadi, hal ini sudah tidak asing lagi bagi kita semua.

Teman-teman tentu sudah mengenal pakaian. Tidak asing lagi yang namanya pakaian itu. Sudah sangat akrab dengan kehidupan kita sehari-hari. Tiada satu hari pun yang kita tak mengenakan pakaian. Mungkin teman-teman jarang berpikir bagaimana kondisi zaman dahulu. Apakah manusia juga sudah berpakaian selayaknya sebagaimana kita jumpai saat ini? Tentu saja tidak. Perjalanan zaman selalu diiringi dengan perubahan-perubahan. Tak terkecuali dengan pakaian ini. Konon dahulu kala orang berpakaian itu dengan menggunakan benda yang amat sederhana. Orang hanya menggunakan kulit hewan, kulit pepohonan, dan bahkan dedaunan untuk menutupi tubuhnya. Tentu saja tidak sesempurna dengan pakaian yang umum saat ini.

Selanjutnya, ketika zaman berjalan perubahan pun mengiringinya. Muncul alat pembuat benang dari bahan kapas. Singkatnya, dalam waktu selanjutnya berkembang mesin tenun untuk membuat kain. Dari kain inilah terbuat berbagai jenis dan model pakaian sebagaimana sekarang kita nikmati. Perubahan seperti ini tidak dalam waktu singkat. Tetapi prosesnya lama sekali. Bahkan berabad abad. Bahkan, kalau kita baca sejarah kehidupan para sahabat Nabi Muhammad Shallallahu wa ‘alaihi wa salam, ada beberapa kisah yang mana pakaian yang dimiliki oleh tiap orang itu sedikit tidak banyak. Istilahnya sekarang, tiap orang hanya memiliki pakaian beberapa stel. Bahkan, kalau kita melihat puluhan tahun yang lalu dimana kakek nenek kita masih hidup. Belum banyak pakaian yang beredar di masyarakat. Kalau pun ada, tidak setiap orang yang mampu membelinya. Mereka mengenakan pakaian ala kadarnya.

Sebagai umat Islam, mana kala kita sekarang sudah makmur dengan ditandai banyaknya pakaian yang dimiliki maka kita mesti lebih bersyukur kepada Allah. Fungsi utama pakaian yaitu untuk menutupi aurat kita. Karena menutup aurat adalah perintah Allah subhanahu wa ta’ala. Dengan menjalankan perintahn-Nya dan menjauhi larangan-Nya maka itu tandanya kita mau bersyukur. Dengan bersyukur maka kita akan ditambah lagi nikmatnya. Persis sebagaimana firman Allah subhanahu wa ta’ala di dalam surat Ibrahim ayat 7 yang artinya “Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu memaklumkan, “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (nikmat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (nikmat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih”.

Ayat Al-Quran di atas memang tidak membicarakan khusus tentang pakaian saja. Meskipun memang pakaian itu bagian dari nikmat dan karunia Allah subhanahu wa ta’ala. Kita menganggap bahwasannya pakaian itu termasuk nikmat yang harus kita syukuri. Kalau kita punya pakaian maka mesti dipakai dengan baik. Dalam arti, penggunaan pakaian itu sesuai dengan apa yang diperintahkan dalam agama. Bukan sebaliknya, memakai pakaian dengan cara yang dilarang oleh agama.

Ada kalanya kalau kita diberi rezeki berlebih maka kita membeli pakaian baru. Baik itu baju atau celana misalnya. Bisa pula kita diberi hadiah oleh orang lain berupa pakaian. Yah, kan yang namanya rezeki itu kan tidak hanya dari gaji atau honor saja? Allah yang Maha Pemberi Rezeki kepada para hamba-hamab-Nya. Di samping itu, tatkala kita berpakaian tersebut maka kita hendaknya membaca doa memakai pakaian baru dengan khusyuk. Mengenai lafazhnya ialah:

Doa Memakai Pakaian Baru

Latinnya :
BISMILLAA HIRRAHMAA NIRRAHIIM.
ALLAHUMMA LAKAL HAMDU ANTA KASAUTANIIHI AS ALUKA MIN KHAIRIHI WA KHAIRI MAA SHUNI’A LAHU WA A’UDZU BIKA MIN SYARRIHI WA SYARRI MAA SHUNI ‘ALAH.
Artinya :
” Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang.”
” Ya Allah, hanya milik-Mu lah segala pujian. Engkaulah yang memberi pakaian ini kepadaku. Aku memohon kepada-Mu untuk memperoleh kebaikan dari pakaian ini dan kebaikan yang ia diciptakan karenanya. Aku berlindung kepada-Mu dari kejahatannya dan kejahatan yang diciptakan karenanya.”

Di dalam makna doa itu kita memuji kebesaran Allah subhanahu wa ta’ala. Memang hanya Allah sajalah yang berhak mendapatkan pujian kebesaran. Karena selain Allah azza wa jalla tidaklah layak untuk dipuji melebihi kebesaran Allah. Milik dari segala pujian itu adalah Allah saja. Memuji kebesaran Allah di sini juga termasuk rasa syukur dalam lisan dan hati. Kita yakin bahwa karena pemberian rezeki dari Allah subhanahu wa ta’ala kita bisa memiliki pakaian. Pengakuan ini menjadi sebuah keniscayaan.

Selanjutnya kita pun bermohon diberi kebaikan dengan adanya pakaian yang baru kita kenakan tersebut. Juga tidak lupa memohon dilindungi dari kejahatan atau keburukan dari pakaian yang dipakai. Memang, kita amat perlu sebuah perjuangan untuk bisa rutin membacanya. Ada kalanya manusia lupa saat mengenakan baju baru. Maka, alangkah baiknya kita selalu mengaji atau menuntut ilmu agama Islam. Inilah pentingnya kita mempelajari bacaan doa memakai pakaian baru arab latin artinya, Belajar itu tiada kata berhenti atau ada pensiunnya. Harus terus dilakukan sepanjang hayat dikandung badan. Insya Allah, hidup kita sukses selalu. Amiin. Wassalaamualaikum warahmatullahi wabarakaatuh.

Tulisan Arab Bismillah

Assalaamualaikum warahmatullahi wabarakaatuh. Sangatlah penting untuk kita belajar. Yang perlu dipelajari ialah tentang agama Islam. Materi tentang ilmu agama memang sangatlah banyak. Satu diantaranya yakni tulisan arab bismillah. Mengapa kita perlu mengetahui tulisan seperti ini? Dikarenakan tiap hari kita mendengar lafadz tersebut. Termasuk pula tulisan artikel pun kita juga sering membacanya. Maka menjadi hal yang penting untuk kita mempelajarinya.

Begitu seringnya membaca atau pun mendengar tulisan arab bismillah perlu menjadikan kita ingin tahu tentang artinya. Termasuk juga tulisan arabnya. Mengenai tulisan arabnya ialah

Tulisan Bismillah

Sedangkan untuk artinya bismillah yakni dengan nama Allah. Kita di dalam mengerjakan shalat selalu membaca Surat Al-Fatihah. Setiap shalat dikerjakan wajib membaca surat ini. Tiap rakaat membaca Surat Al-Fatihah hingga diakhiri atau ditutup dengan membaca lafadz Amiin. Itu artinya dalam sehari semalam kita membaca surat Al-Fatihah berkali-kali. Jika jumlah rakaat dalam sehari semalam itu semuanya 17 maka sejumlah itu pula kita membaca Surat Al-Fatihah.

Itu baru shalat wajib yang lima waktu. Subuh, dhuhur, asar, maghrib, dan isya yang dimaksud shalat wajib 5 waktu tersebut. Belum nanti pada shalat-shalat sunah yang lainnya. Pada tiap rakaat selalu membaca Surat Al-Fatihah. Sedang pada ayat pertama dimulai dengan lafadz bismillahirrahmaanirahim. Ada lafadz bismillah juga.

Di samping itu, banyak momen penting lainnya yang dianjurkan untuk membaca bismillah. Berbagai aktivitas sehari-hari kita selalu dianjurkan untuk memulai dengan bismillah atau basmallah. Kita ambil contoh ketika hendak makan. Sebelum kita makan maka diperintahkan untuk membaca bismillah terlebih dahulu. Hal ini tidaklah boleh dilupakan. Demikian juga ketika kita mau minum. Membaca juga lafadz bismillah.

Saat hendak memulai berbagai aktivitas penting maupun tidak penting banyak yang mesti dimulai dengan bacaan bismillah. Memulai pekerjaan pun juga mesti dengan membaca bismillah. Kita setiap hari keluar dari rumah untuk beraktivitas. Keluar dari rumah pun juga hendaknya dengan membaca bismillah. Ini artinya lafadz bismillah itu amat sering diucapkan. Maka dari itu, menjadi amat penting untuk kita mengetahui tulisan arabnya dengan baik. Tatkala kita mengucapkannya maka kita bisa lebih fasih betul. Sebab membaca bismillah ini termasuk doa yang sudah semestinya membacanya secara khusyuk. Demikian semoga artikel ini bermanfaat. Wassalaamualaikum warahmatullahi wabarakaatuh.

Doa Sebelum Berhubungan Suami Istri dan Manfaatnya

Assalaamualaikum warahmatullahi wabarakaatuh. Sobat ngaji semuanya, hari ini kita akan membahas mengenai lafadz doa sebelum berhubungan suami istri dan manfaatnya. Mengapa hal ini kita bahas? Tentu saja begitu penting. Sobat ngaji semua yang sudah menikah atau belum menikah perlu mengetahui mengenai doa berhubungan suami istri. Tiap manusia baik itu laki-laki atau pun wanita memiliki fitrah mencintai lawan jenisnya. Laki-laki menyukai wanita. Sebaliknya, wanita pun menyukai laki-laki.

Mencintai antara laki-laki dan wanita ini ada wadahnya. Dalam arti ada saluran untuk bisa mewujudkannya secara sempurna. Di dalam agama Islam, caranya yakni dengan menikah. Sebuah cara yang selamat dan membahagiakan demi berlangsungnya cinta kasih antara dua insan laki-laki dan perempuan. Ketika sudah sampai umurnya dan merasa mampu untuk menikah maka hal ini mesti disegerakan untuk dilakukan.

Ketika seseorang telah menikah maka ia telah berubah statusnya. Tadinya lajang kini sudah menikah. Seorang laki-laki disebut suami. Dan seorang perempuan akan disebut istri. Ketika sudah sah menjadi suami dan istri maka banyak hal yang dulunya dilarang namun sekarang diperbolehkan. Bahkan hal itu termasuk yang akan diberi pahala. Satu diantaranya ialah melakukan hubungan intim antara suami dan istri. Kala hendak melakukannya maka kita tidak boleh lupa untuk membaca doa sebelum berhubungan suami istri.

Doa sebelum berhubungan suami istri

Membaca doa sebelum berhubungan suami istri itu sangatlah penting. Sebelum melakukan aktivitas tersebut hendaknya bersabar dulu. Maksudnya kita membaca doa terlebih dahulu sebelum melakukan. Mengenai lafadz doanya adalah:

doa sebelum berhubungan suami istri

lafadz latinnya :
BISMILLAHI ALLAHUMMA JANNIBNASY SYAITHAANA WA JANNIBISY SYAITHAANA MAA RAZAQTANAA.
Artinya :
Ya Allah. Jauhkanlah kami dari (gangguan) syaithan dan jauhkanlah syaithan dari rezki yang Engkau anugerahkan kepada kami

Mengenai lafadz doa tersebut berasal dari sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim. Memang tidak terlalu panjang lafadz doanya. Kita bisa dengan mudah untuk menghafalkannya. Tidak perlu waktu yang lama sekali bila kita memang serius dan fokus untuk bisa menghafalkannya dalam waktu yang singkat.

Untuk memperjelas dari doa di atas, berikut ini arti teks haditsnya secara lengkap yakni: “Jika salah seorang dari kalian (yaitu suami) ingin berhubungan intim dengan istrinya, lalu ia membaca do’a: Ya Allah. Jauhkan kami dari setan, dan jauhkan setan untuk mengganggu apa yang Engkau rezekikan kepada kami, kemudian jika Allah menakdirkan (lahirnya) anak dari hubungan intim tersebut, maka setan tidak akan bisa mencelakakan anak tersebut selamanya.”

Kapan kita membaca doanya?

Ini pun kadang menjadi pertanyaan yang banyak orang sampaikan. Setidaknya kalau hanya membaca artikel di atas maka akan memunculkan tanda tanya. Yakni kapankah waktu membaca lafadz doa sebelum berhubungan suami istri tersebut. Sesuai dengan hadits di atas, maka waktu yang digunakan untuk membaca doa itu ialah saat sebelum melakukan hubungan intim. Maka perlu diperhatikan dengan baik masalah ini. Kala ingin melaksanakan jimak (hubungan intim suami istri) maka harus membaca dulu doanya.

Dalam keseharian mungkin tidaklah sulit membaca doa ini. Akan tetapi pada prakteknya, atau saat hendak melakukan hubungan suami istri sering setan membuat manusia itu lupa. Dalam hal ini, seseorang sampai lupa tidak membaca doa tersebut. Padahal, ia sudah hafal di luar kepala mengenai lafadznya. Inilah mesti menjadi bahan perenungan bagi kita semua. Agar kita tidak sampai lupa membaca doa yang amat penting ini.

Manfaatnya apa?

Ada juga orang yang bertanya-tanya. Manfaatnya apa sih, membaca doa sebelum melakukan hubungan suami istri ini? Membaca doa secara umum saja sudah besar faedahnya. Doa itu adalah ibadah. Maka orang yang membaca sebuah doa maka pada hakikatnya ia telah melakukan ibadah kepada Allah subhanahu wa ta’ala. Dan kita semua tahu bahwa setiap ibadah akan bernilai pahala. Demikian juga membaca doa ini, kita akan mendapatkan pahala.

Manfaat yang lainnya tentu ada. Orang yang membaca doa tersebut berarti ia telah tercatat sebagai orang yang mengikuti sunah Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam. Apa yang dicontohkan oleh Rasulullah shalallahu ‘alaihi wa sallam jika kita amalkan maka itu bagian dari mengamalkan sunah. Termasuk membaca doa seperti itu. Tatkala seseorang suami sebelum berhubungan intim dengan istrinya membaca doa terlebih dahulu maka itu bagian dari mengamalkan sunah.

Setan pun tidak akan bisa ikut dalam hubungan badan yang dilakukan oleh suami dan istri. Membaca doa tersebut memang sangat luar biasa. Dikarenakan pada doa yang kita bahas ini terdapat lafadz bismillah. Sebuah lafadz yang pendek namun manfaatnya sangatlah besar. Setan memang selalu berupaya mengganggu manusia yang hidup di dunia ini. Untuk itulah kita selalu memohon perlindungan dan pertolongan dari-Nya.

Persis sebagaimana yang tertulis di dalam hadits yang kita bahas tadi. Pada hadits yang diriwayatkan oleh imam Bukhari dan Muslim tersebut menyebutkan bahwa “… kemudian jika Allah menakdirkan (lahirnya) anak dari hubungan intim tersebut, maka setan tidak akan bisa mencelakakan anak tersebut selamanya.” Maka dengan jelas manfaat dari membaca doa tersebut bahwasannya setan tidak akan bisa membahayakan anak atau keturunan dari hasil hubungan itu. Akan tetapi, tidak lantas anak tersebut menjadi ma’shum atau selamat dari dosa.

Di samping beberapa manfaat yang telah kita bahas di atas, ada manfaat lainnya dari membaca doa sebelum berhubungan suami istri tersebut. Keberkahan menjadi salah satu manfaat yang dimaksud. Ada sisi keberkahan yang dapat diperoleh bagi si istri bila sang suami membacanya. Baik istri tersebut hamil atau pun tidak hamil. Faedah dari sebuah doa memang luar biasa. Perlu sekali menjadikan doa sebagai gaya hidup. Kebiasaan seorang muslim dalam kehidupannya sehari-hari semestinya tidak jauh dari berdoa. Aktivitas apa pun selalu dengan berdoa agar selalu mendapat keberkahan. Jadi, mempelajari doa sebelum berhubungan suami istri dan manfaatnya sangatlah penting. Semoga kita selalu mendapatkan pertolongan untuk bisa beramal dengan sebaik-baiknya serta selalu berdoa. Amiin. Wassalaamualaikum warahmatullahi wabarakaatuh.

Doa Sesudah Shalat Wajib Dilengkapi Arab Latin dan Artinya

Assalaamualaikum warahmatullahi wabarakaatuh. Sobat ngaji, hari ini kita akan mengulas mengenai doa sesudah shalat wajib dilengkapi arab latin dan artinya. Sebelumnya, saya mau menyapa dulu. Bagaimana kabar sobat ngaji semua hari ini? Semoga semua dalam keadaan sehat dan selalu bahagia hatinya. Itulah nikmat yang luar biasa besar dan sepatutnya kita selalu mensyukurinya. Kesempatan yang baik ini kita akan manfaatkan untuk menambah ilmu yang bermanfaat. Hadirnya ilmu yang bermanfaat tersebut akan menjadikan diri kita menjadi orang yang bermanfaat pula. Setidaknya bermanfaat bagi diri sendiri, keluarga dan orang-orang yang paling dekat dengan kita.

Kebaikan dari ilmu agama sangatlah luar biasa besarnya. Ia tidak hanya dirasakan saat kita hidup di dunia ini saja. Akan tetapi dari dunia sampai akhirat kelak kita akan menikmati manfaat dari ilmu yang dipraktekkan atau diamalkan tersebut. Setiap praktek ibadah ada ilmunya. Dari ilmu tersebut kita bisa tahu tata cara ibadah. Baik itu berupa gerakan dan juga bacaannya. Ibadah yang sangat sering kita kerjakan salah satunya yakni melaksanakan ibadah shalat wajib lima waktu. Begitu seringnya kita mengerjakan shalat maka perlu sekali kita lakukan dengan sebaik-baiknya.

Kali ini kita tidak membahas mengenai bacaan dan gerakan shalat. Namun, kita akan mempelajari doa sesudah shalat wajib dilengkapi latin dan artinya. Mengapa ini perlu diangkat dalam pembahasan? Kita tiap hari mengerjakan shalat wajib lima kali. Di waktu setelah menjalankan shalat tersebut, tepatnya kita baru selesai dari mengucapkan salam, ternyata sesudah shalat merupakan waktu yang sangat bagus untuk berdoa. Saat itu termasuk bagian dari waktu yang doa seseorang akan dikabulkan oleh Allah subhanahu wa ta’ala.

Kesempatan kita untuk bisa memanfaatkan waktu tersebut hanya ada lima kali dalam dua puluh empat jam. Maka sangatlah rugi kalau kesempatan tersebut tidak dimanfaatkan dengan baik. Terdapat beberapa bacaan doa setelah shalat yang bisa kita amalkan. Di dalam rangkaian bacaan tersebut juga ada bacaan dzikir dan ayat-ayat Al-Quran. Untuk lebih jelasnya, mari kita simak secara langsung berikut ini.

doa sesudah shalat wajib


Pertama, kita membaca istighfar sebanyak tiga kali. Diantara bacaan istighfar tersebut yakni:

istighfar

Latinnya:
ASTAGHFIRULLAAHAL AZHIIM.
yang artinya :
Aku mohon ampun kepada Allah yang Maha Agung.

Kedua, dilanjutkan membaca doa berikut.

doa mohon keselamatan

Latinnya:
ALLAHUMMA ANTAS SALAAM WA MINKAS SALAAM TABAARAKTA YAA DZAL JALAALI WAL IKRAM.
Artinya :
Ya Allah, Engkau pemberi keselamatan, dan dari-Mu keselamatan, Maha Suci Engkau, wahai Tuhan Yang Pemilik Keagungan dan Kemuliaan.

Ketiga, setelah itu kita kemudian membaca ayat kursi, Surat Al-Falaq, Surat An-Nas, dan Surat Al-Ikhlas. Sebelumnya jangan lupa sobat ngaji untuk membaca ta’awudz terlebih dahulu.

taawudz

Latinnya:
A’UUDZU BILLAAHI MINASY SYAYTHAA NIR RAJIIM.
yang artinya :
aku berlindung kepada Allah dari setan yang terkutuk.

Bacaan ayat kursi atau Surat Al-Baqarah ayat 255.

ayat kursi

Latinnya:
ALLAAHULAA ILAAHA ILLAA HUWAL HAYYUL QAYYUUM, LAA TAKHUDZUHUU SINATUW WALAA NAUM, LAHUU MAA FISSAMAAWAATI WAMAAFIL ARDH. MANGDZAL LADZII YASYFA’U INDAHUU ILLAA BI IDZNIH, YA’LAMU MAA BAINA AYDIIHIM WAMAA KHALFAHUM, WALAA YUHIITHUUNA BISYAI’IM MIN ILMIHII ILLAA BIMAA SYAA, WASI’A KURSIYYUHUS SAMAAWAATI WAL ARDHA WALAA YA UUDUHUU HIFZHUHUMAA WAHUWAL ALIYYUL AZHIIM.
Artinya:
Allah, tidak ada tuhan selain Dia. Yang Maha Hidup, Yang terus menerus mengurus (makhluk-Nya), tidak mengantuk dan tidak tidur. Milik-Nya apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Tidak ada yang dapat memberi syafaat di sisi-Nya tanpa izin-Nya. Dia mengetahui apa yang di hadapan mereka dan apa yang di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui sesuatu apa pun tentang ilmu-Nya melainkan apa yang Dia kehendaki. Kursi-Nya meliputi langit dan bumi. Dan Dia tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Dia Maha Tinggi, Maha Besar.

Surat Al-Falaq:

surat al-falaq

Latinnya :

  1. QUL A’UUDZU BI RABBIL FALAQ.
  2. MIN SYARRI MAA KHALAQ.
  3. WA MIN SYARRI GHAASIQIN IDZAA WAQAB.
  4. WA MIN SYARRINNAFFAA TSAATI FIIL ’UQAD.
  5. WA MIN SYARRI HAASIDIN IDZAA HASAD.

Artinya:

  1. Katakanlah: “Aku berlindung kepada Tuhan yang menguasai subuh,
  2. dari kejahatan makhluk-Nya,
  3. dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita,
  4. dan dari kejahatan wanita-wanita tukang sihir yang menghembus pada buhul-buhul.
  5. dan dari kejahatan pendengki bila ia dengki.”

Surat An-Nas:

surat an-naas

Latinnya :

  1. QUL A’UUDZU BIRABBIN NAAS.
  2. MAALIKIN NAAS.
  3. ILAAHIN NAAS.
  4. MIN SYARRIL WAS WAASIL KHANNAAS.
  5. ALLADZII YUWAS WISU FII SHUDUURIN NAASI.
  6. MINAL JINNATI WAN NAAS.

Artinya:

  1. Katakanlah, “Aku berlindung kepada Tuhannya manusia,
  2. Raja manusia,
  3. sembahan manusia,
  4. dari kejahatan (bisikan) setan yang bersembunyi,
  5. yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia,
  6. dari (golongan) jin dan manusia.”

Surat Al-Ikhlas:

surat al-ikhlas

Latinnya :

  1. QUL HUWA ALLAAHU AHAD.
  2. ALLAAHUSH-SHAMAD.
  3. LAM YALID WALAM YUULAD.
  4. WA LAM YAKULLAHU KUFUWAN AHAD.

Artinya :

  1. Katakanlah: “Dia-lah Allah, yang Maha Esa.
  2. Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu.
  3. Dia tiada beranak dan tidak pula diperanakkan,
  4. dan tidak ada seorangpun yang setara dengan Dia.”

Keempat, kita membaca dzikir berikut ini.

dzikir sesudah shalat

Latinnya:
LAA ILAHA ILLALLAHU WAHDAHU LAA SYARIKA LAH. LAHUL MULKU WA LAHUL HAMDU WA HUWA ‘ALAA KULLI SYAI IN QADIIR. LAA HAWLA WA LAA QUWWATA ILLA BILLAH. LAA ILAAHA ILLALLAH. WA LAA NA’BUDU ILLA IYYAH. LAHUN NI’MAH. WA LAHUL FADHLU WA LAHUTS TSANAAUL HASAN. LAA ILAAHA ILLALLAH MUKHLISHIINA LAHUD DIINA WA LAW KARIHAL KAAFIRUUN.
Artinya :
Tiada Tuhan kecuali Allah, Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagiNya. Bagi-Nya kerajaan dan pujaan. Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu. Tidak ada daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah. Tiada Tuhan kecuali Allah. Kami tidak menyembah kecuali kepadaNya. Bagi-Nya nikmat, anugerah dan pujaan yang baik. Tiada Tuhan kecuali Allah, dengan memurnikan ibadah kepada-Nya, sekalipun orang-orang kafir sama benci.

Kemudian membaca tasbih, tahmid, dan takbir yang masing-masing berjumlah tiga puluh tiga kali.

tasbih

Latinnya:
SUBHANALLAH 33 x
Artinya :
Maha suci Allah

tahmid

Latinnya:
ALHAMDULILLAH 33 x
Artinya :
Segala puji bagi Allah

takbir

Latinnya:
ALLAHU AKBAR 33 x
Artinya :
Allah Maha Besar

Dilanjutkan dengan bacaan dzikir:

dzikir

Latinnya:
LAA ILAHA ILLALLAHU WAHDAHU LAA SYARIKA LAH. LAHUL MULKU WA LAHUL HAMDU WA HUWA ‘ALAA KULLI SYAI IN QADIIR.
Artinya:
Tiada Tuhan kecuali Allah, Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagiNya. Bagi-Nya kerajaan dan pujaan. Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu.

Kelima, sesudah itu kita membaca pujian kepada Allah subhanahu wa ta’ala.

pujian kepada Allah

Latinnya :
BISMILLAA HIRRAHMAA NIRRAHIIM. ALHAMDU LILLAAHI RABBIL’AALAMIIN. HAMDAN YUWAA FII NI’AMAHU WA YUKAAFI U MAZIIDAH. YAA RABBANAA LAKAL HAMDU KAMAA YANBAGHII LI JALAALI WAJHIKA WA ‘AZHIIMI SULTHAANIK.
Artinya:
Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam. Pujian yang sebanding dengan nikmat-nikmatNya dan menjamin tambahannya. Wahai Tuhan kami, bagi-Mu-lah segala puji, dan bagi-Mu-lah segalah syukur, sebagaimana layak bagi keluhuran zat-Mu dan keagungan kekuasaan-Mu.

Keenam, kita membaca shalawat kepada baginda Nabi Muhammad shalallahu ‘alaihi wa sallam.

shalawat

Latinnya :
ALLAHUMMA SHALLI ‘ALAA MUHAMMADIN WA ‘ALAA ‘AALI MUHAMMAD.
Artinya:
Ya Allah, limpahkan kesejahteraan kepada Muhammad dan keluarga Muhammad .

Ketujuh, membaca berbagai doa. Mengenai lafadz doa sesudah shalat dilengkapi arab latin dan artinya yang akan dibaca. Ada banyak sekali doa-doa yang bisa dipilih. Bahkan, kita pun diperbolehkan membaca doa secara bebas dengan bahasa kita sendiri. Apa yang kita mohonkan dalam doa tersebut sesuai dengan keinginan. Berikut ini ada beberapa contoh doa yang bisa kita baca.

doa

Latinnya:
ALLAAHUMMA LAA MAANI’A LIMA A’THAITA, WA LAA MU’THIYA LIMA MANA’TA, WA LAA YANFA’U DZAL JADDI MINKAL JADDU.
Artinya:
Ya Allah tidak ada yang dapat menghalangi terhadap apa yang Engkau beri, tidak ada yang dapat memberi terhadap orang yang Engkau halangi, dan tanpa izin-Mu pemilik manfaat tidak dapat memberikan manfaat.

Kemudian doa memohon ketaqwaan

doa mohon taqwa

Latinnya:
ALLAAHUMMA INNII AS-ALUKAL HUDAA WAT TUQAA WAL ‘AFAAFA WAL GHINAA.
Artinya:
Ya Allah, aku memohon kepada-Mu petunjuk, ketaqwaan, keterjagaan, dan kekayaan.

Doa agar hati cenderung kepada ketaatan

doa agar hati cenderung ke taat

Latinnya:
ALLAHUMMA MUSHARRIFAL QULUUBI SHARRIF QULUUBANAA ‘ALA THA’ATIKA
Artinya:
Ya Allah, Dzat yang mengarahkan hati, arahkanlah hati kami kepada ketaatan beribadah kepada-Mu.

Doa agar dimudahkan bersyukur

doa agar mudah bersyukur

Latinnya:
ALLAHUMMA A’INNII ‘ALA DZIKRIKA WA SYUKRIKA WA HUSNI ‘IBAADATIKA.
Artinya :
Ya Allah, tolonglah kami untuk menjadi hamba yang selalu ingat kepada-Mu, bersyukur kepada-Mu, serta beribadah dengan baik kepada-Mu.

Doa kepada orang tua

doa untuk orang tua

Latinnya :
ALLAAHUMMAGHFIRLII WALI WAALIDAYYA WARHAM HUMMA KAMAA RABBAYAANII SHAGHIIRAA.
Artinya:
” Wahai Tuhanku, ampunilah aku dan kedua orang tuaku (Ibu dan Bapakku), sayangilah mereka seperti mereka menyayangiku diwaktu kecil “.

Doa mohon kebahagiaan dan keselamatan

doa mohon kebahagiaan

Latinnya:
RABBANAA AATINAA FIDDUN YAA HASANAH, WA FIL AAKHIRATI HASANAH, WAQINAA ‘ADZAA BAN NAAR.
Artinya :
Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan hidup di dunia dan kebaikan hidup di akhirat, dan lindungilah kami dari azab neraka.

Kedelapan, sebelum kita akhiri membaca doa. Kita membaca dulu penutupnya.

bacaan penutup doa

Latinnya:
SUBHAANA RABBIKA RABBIL IZZATI AMMAA YASHIFUUN. WA SALAAMUN ‘ALAL MURSALIIN. WAL HAMDULILLAAHI RABBIL ‘AALAMIIN.
Artinya :
Mahasuci Tuhanmu, Tuhan Yang Mahaperkasa dari sifat yang mereka katakan. Dan selamat sejahtera bagi para rasul. Dan segala puji bagi Allah Tuhan seluruh alam.

Demikianlah lafadz doa setelah shalat wajib dan juga rangkaian bacaan lainnya. Menjadi sebuah hal yang amat penting untuk kita mengetahui lalu memahami bacaan di atas. Tentu saja, semua ini untuk bisa diamalkan dengan baik. Waktu-waktu kita sesudah selesai dari melaksanakan kewajiban shalat wajib lima waktu kita isi dengan berdoa. Sebuah kesempatan yang bagus untuk berdoa sudah selayaknya tidak dilewatkan begitu saja. Semoga apa yang kami tulis ini menambah manfaat bagi sobat ngaji semuanya. Wassalaamualaikum warahmatullahi wabarakaatuh.

Doa Bacaan Ruku dan Sujud Lengkap Latin serta Artinya

Doa Bacaan ruku dan sujud yang lengkap dengan artinya sangatlah penting untuk kita ketahui. Sobat ngaji semua bisa hitung sendiri berapa kali kita membacanya setiap tahun. Tapi terlalu jauh kita menghitungnya bila setahun. Setiap bulan coba? Kayaknya juga masih terlalu jauh. Coba dalam setiap hari? Bayangkan saja kita ini menjalankan shalat wajib lima waktu tiap hari. Ini belum kalau sobat menambah dengan shalat-shalat sunah yang lain. Padahal, shalat sunah itu ada banyak sekali macamnya.

Untuk shalat wajib atau fardhu ‘ain ini jumlah rakaatnya dalam sehari semalam ada 17. Pada tiap rakaat pasti ada satu ruku dan dua kali sujud. Nah, dalam setiap hari saja kalau kita mau menghitungnya maka akan ketemu berkali-kali kita melakukan ruku dan sujud tersebut. Ada 17 kali melakukan ruku dan 34 kali kita melakukan sujud. Ini belum kalau sobat semua menambah dengan mengerjakan shalat-shalat sunah. Itu baru dalam sehari semalam, lho. Apalagi dalam sebulan atau setahun. Menjadi sangat banyak jumlahnya kita mengerjakan ruku serta sujud ini.

Dengan begitu, kita mesti tahu bacaanya. Sebuah ibadah yang dikerjakan berulang kali dalam sehari semalam seperti ruku dan sujud dalam shalat ini menjadi hal yang sangat penting. Amat penting untuk kita mengetahui salah satunya mengenai bacaannya. Menambah ilmu agama Islam adalah satu kewajiban yang gak boleh ditinggalkan selama kita hidup di dunia ini. Amat rugi kalau kita meninggalkan aktivitas menuntut ilmu agama. Ilmu menjadi penerang jiwa. Jalan untuk meraih kebahagiaan di dunia dan akhirat. Maka, luangkan waktu untuk tetap belajar agama. Dalam kesempatan yang baik ini kami akan membahas tentang bacaan ruku dan sujud seperti berikut ini. Hendaknya kita membaca dengan benar.

MACAM-MACAM DOA BACAAN RUKU DALAM SHALAT

BACAAN RUKU’ PERTAMA

doa ruku


Latinnya :
SUBHAANAKALLAHUMMA RABBANAA WA BIHAMDIKA ALLAHUMMAGH FIRLII.
Artinya :
” Maha Suci Engkau, ya Allah! Tuhanku, dan dengan pujiMu. Ya Allah! Ampunilah dosaku.”
Dibaca satu kali. Bacaan ini juga bisa dipakai untuk doa saat sujud.

BACAAN RUKU’ YANG KEDUA

bacaan ruku

Latinnya :
SUBHAANADZIL JABARUUTI WAL MALAKUUTI WAL KIB RIYAA I WAL ‘AZHAMAH.
Artinya:
“Maha Suci (Allah) Yang memiliki Keperkasaan, Kerajaan, Kebesaran dan Keagungan”
Bacaan ini juga bisa dipakai untuk doa saat sujud.

BACAAN RUKU’ KETIGA

bacaan ruku

Latinnya :
SUBHAANA RABBIYAL ‘AZHIIM 3 x
Artinya :
“Maha Suci Tuhanku yang Maha Agung”.
Dibaca tiga kali. Bersumber dari hadits riwayat Imam Ahmad.

BACAAN RUKU’ KEEMPAT

bacaan ruku

Latinnya :
SUBBUUHUN QUDDUUS, RABBUL MALAA-IKATI WAR RUUH.
Artinya:
“Mahasuci, Maha Qudus, Rabbnya para malaikat dan ruh -yaitu Jibril-.”
Bacaan ini juga bisa dipakai untuk doa saat sujud.

atau
BACAAN RUKU’ KELIMA

bacaan ruku

Latinnya :
SUBHAANA RABBIYAL ‘ADZIIMI WA BIHAMDIH. 3 x
Artinya :
“Maha Suci Tuhanku Yang Maha Agung dan pujian untuk-Nya”.
Dibaca sampai tiga kali. Sumbernya hadis riwayat Abu Dawud.

BACAAN RUKU’ YANG KEENAM

bacaan ruku

Latinnya :
ALLAHUMMA LAKA RAKA’ATU, WA BIKA AMANTU, WA LAKA ASLAMTU, KHASYA’ULAKA SAM’II WA BASHARII WA ‘AZHMII WA ‘ASHABII WA MASTUQALLA BIHI QADAMI.
Artinya:
“Ya Allah, untuk-Mu aku ruku’. Kepada-Mu aku beriman, kepada-Mu aku menyerah. Pendengaranku, penglihatanku, otakku, tulangku, sarafku dan apa yang berdiri di atas dua tapak kakiku, telah merunduk dengan khusyuk kepadaMu.”

Silakan sobat semua untuk memilih salah satu dari bacaan di atas. Kita bisa memilih yang panjang atau pun yang pendek. Aneka doa bacaan ruku di atas menjadi tambahan ilmu bagi kita. Memang benar, bahwa tatkala kita suka membaca maka ilmu pun mudah kita peroleh. Selanjutnya, untuk bacaan sujud bisa kita simak berikut ini.

MACAM-MACAM DOA BACAAN SUJUD DALAM SHALAT

BACAAN SUJUD YANG PERTAMA

bacaan sujud dalam shalat

Latinnya :
SUBHAANA RABBIYAL A’LA. 3 x
Artinya :
“Maha Suci Tuhanku, Yang Maha Tinggi”. Dibaca tiga kali.

BACAAN SUJUD YANG KEDUA

bacaan sujud

Latinnya :
SUBHAANA RABBIYAL A’LA WA BIHAMDIH. 3 x
Artinya :
“Maha Suci Tuhanku Yang Maha Agung dan pujian untuk-Nya”.

BACAAN SUJUD YANG KETIGA

bacaan sujud

Latinnya :
ALLAHUMMAGHFIRLII DZANBII KULLAHU DIQQAHU WA JILLAHU WA AWWALAHU WA AAKHIRAHU WA ‘ALAA NIYYATUHU WA SIRRAHU.
Artinya:
“Ya Allah, ampunilah seluruh dosaku yang kecil dan besar, yang telah lewat dan yang akan datang, yang kulakukan dengan terang-terangan dan yang tersembunyi.”

BACAAN SUJUD YANG KEEMPAT

bacaan sujud

Latinnya :
ALLAHUMMA INNII A’UUDZU BIRIDHAAKA MIN SAKHATIKA WA BIMU’AA FAATIKA MIN ‘UQUUBITIKA WA A’UUDZUBIKA MINKA LAA UHSHII TSANAA-AN ‘ALAIKA ANTA KAMAA ATSNAITA ‘ALA NAFSIKA.
Artinya:
” Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepad-aMu dengan keridhaan-Mu (agar selamat) dari kebencian-Mu, dan dengan keselamatan-Mu (agar terhindar) dari siksaan-Mu. Aku tidak membatasi pujian kepada-Mu. Engkau (dengan kebesaran dan keagungan-Mu) adalah sebagaimana pujian-Mu kepada diri-Mu.”

BACAAN SUJUD YANG KELIMA

bacaan sujud

Latinnya :
ALLAHUMMA LAKA SAJADTU WA BIKA AMANTU WA LAKA ASLAMTU SAJADA WAJHIYA LILLADZII KHALAQAHU WA SHAWWARAHU WA SYAQQAHU WA BA SHARAHU TABAARAKALLAHUMMA AHSANUL KHAALIQIIN.
Artinya:
” Ya Allah, untuk-Mu-lah aku bersujud, kepada-Mu-lah aku beriman, kepada-Mu aku menyerahkan diri, wajahku bersujud kepada Tuhan yang menciptakannya, yang membentuk rupanya, yang membelah (memberikan) pendengarannya, penglihatannya, Maha Suci Allah sebaik baik Pencipta.”

Nah, sekarang tinggal kita menghafalkan doa ruku dan sujud ini dalam shalat. Setelah selesai menghafalkan maka tidak ada salahnya jika kita mencoba memahami arti atau terjemahannya. Mengetahui arti atau terjemahannya ini juga amat penting untuk meningkatkan kekhusyukkan di kala membacanya dalam shalat. Bukankah khusyuk ini sangat penting ketika mengerjakan shalat. Kemudian tinggal kita praktekkan bacaan ruku dan sujud dalam shalat yang telah kita pelajari. Pilih semua atau salah satu saja tidak menjadi masalah.

Tentu saja kalau memilih semua tidak lantas semua dibaca dalam setiap kali ruku atau sujud. Caranya dengan bergantian antara macam-macam bacaan tersebut di atas. Tidak lupa untuk kita resapi maknanya. Pelajari juga artinya sehingga memudahkan kita untuk khusyu. Tidak hanya itu, perlu pula mengajarkannya kepada anak-anak di rumah atau siapa saja yang dekat dengan kita. Mereka amat memerlukan pencerahan dari kita. Semoga bermanfaat buat sobat para pembaca sekalian. Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakaatuh.

Inilah Doa Sesudah Wudhu Lengkap Arab Latin dan Artinya

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakaatuh. Berjumpa kembali dengan kami sobat ngaji semuanya. Inilah sobatngaji.com. Sahabat belajar anda semua. Kita mau membahas doa sesudah wudhu lengkap arab latin dan artinya. Insya Allah, hari ini semuanya lagi mendapatkan kesuksesan dalam urusannya. Itulah bagian dari keinginan kita semua. Iya kan, sobat? Kita kali ini akan membahas tentang ibadah dalam kehidupan sehari-hari. Kalau disebut sebagai ibadah sehari-hari maka kita pasti melaksanakan ibadah tersebut setiap harinya. Artinya wajib untuk melakukannya. Boleh kita tidak mengerjakannya dikarenakan ada alasan penting yang dibolehkan oleh agama. Misalnya saja seorang wanita sedang berhalangan datang bulan maka ia tidak boleh menjalankan shalat.

Sobat ngaji muslim tentu sudah tidak asing mendengar rukun Islam. Jumlah rukun Islam itu ada lima. Di waktu saat belajar di Taman kanak-anak dan sekolah dasar sangat sering diulang mengenai apa saja yang termasuk rukun Islam itu. Dari pertama membaca syahadat, mendirikan shalat wajib 5 waktu, ibadah puasa, membayar zakat, dan yang terakhir mengerjakan ibadah haji bagi yang mampu. Lengkaplah itu semua isi dari rukun Islam.

Dahulu bapak dan ibu guru menerangkannya berulang kali. Mengajak para muridnya untuk bisa hafal sampai di luar kepala. Anak-anak diminta untuk menirukan hafalan tentang lima hal yang termasuk rukun Islam itu. Pertama adalah syahadat, yang kedua adalah shalat, yang ketiga ialah puasa, lalu yang keempat adalah mengeluarkan zakat dan yang kelima atau terakhir yakni mengerjakan ibadah haji ke Baitullah.

Saya yakin sobat ngaji semua pun masih ingat ketika dulu diajari tentang apa saja yang termasuk rukun Islam itu. Menyenangkan sekali belajar di kala masih kecil itu ya. Masa-masa indah yang tidak mudah untuk terlewatkan begitu saja. Kita pun ingat bagaimana kasih sayang orang tua kepada kita. Menyiapkan sarapan pagi, pakaian untuk seragam sekolah, mengantar sampai ke tempat belajar, bahkan ada yang menunggui sampai waktu pulang sekolah.

Pada kali ini saya akan membahas tentang rukun Islam yang kedua yaitu mendirikan shalat. Dalam hal ini adalah shalat wajib lima waktu yang terdiri dari shalat subuh, shalat dhuhur, shalat asar, shalat maghrib, dan shalat isya. Lima waktu itu harus dilaksanakan tanpa terkecuali. Khusus untuk laki-laki sangat dianjurkan untuk dikerjakan di masjid dan dilaksanakan secara berjamaah. Sebab shalat yang dilakukan secara berjamaah itu akan dilipatgandakan pahalanya. Shalat disebut berjamaah bila minimal ada seorang imam dan seorang makmum. Jadi setidaknya ada dua orang. Ada shalat lain selain yang wajib itu. Shalat tersebut dinamakan shalat sunah. Ada shalat tahajud, witir, dhuha, dan lain-lain.

Sebelum seseorang menjalankan shalat maka kita berwudhu terlebih dahulu. Barulah bersiap untuk shalat dengan menghadap ke arah kiblat. Dalam ibadah shalat pun ada berbagai gerakan dan juga bacaan. Demikian pula dengan wudhu. Dalam ibadah ini juga ada gerakan serta bacaan doa yang perlu sekali kita pelajari. Sebelum kita melakukan wudhu maka perlu kita siapkan atau mencari air yang bersih. Sebab dalam wudhu perlu air. Akan lebih baik lagi bila air tersebut mengalir. Jika tidak pun tetap tak masalah. Dari sini kita akan lebih menghargai tentang air. Ternyata air itu sangatlah penting sekali dalam kehidupan. Untuk beribadah sehari-hari kita membutuhkan air. Sehingga kita pun mesti berhemat dalam menggunakannya. Tatkala kita menggunakan air untuk kebutuhan sehari-hari perlu untuk hemat. Termasuk juga dalam berwudhu pun begitu.

Pada kesempatan kali ini kami tidak akan membahas tentang tata cara wudhu secara detail. Namun secara garis besar saja tentang cara wudhu itu. Hal ini berdasarkan Surat Al-Maidah ayat 6 yang artinya:” Wahai orang-orang yang beriman! Apabila kamu hendak melaksanakan salat, maka basuhlah wajahmu dan tanganmu sampai ke siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kedua kakimu sampai ke kedua mata kaki. Jika kamu junub, maka mandilah. Dan jika kamu sakit atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air (kakus) atau menyentuh perempuan, maka jika kamu tidak memperoleh air, maka bertayamumlah dengan debu yang baik (suci); usaplah wajahmu dan tanganmu dengan (debu) itu. Allah tidak ingin menyulitkan kamu, tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmat-Nya bagimu, agar kamu bersyukur”.

Doa sesudah wudhu

Kemudian, kita pun mesti mengerti bacaan yang ada di dalam wudhu. Kita harusnya membaca doa sesudah wudhu dengan khusyuk dan lancar. Mengenai bacaanya adalah sebagai berikut.

Inilah Doa Sesudah Wudhu Lengkap Arab Latin dan Artinya
doa setelah wudhu

Latinnya :
ASYHADU ALLA ILAHA ILLALLAAHU WAHDAHULAA SYARIIKALAHU WA ASYHADU ANNA MUHAMMADAN ‘ABDUHU WA RASUULUH.
Yang artinya :
Aku bersaksi, bahwa tiada Tuhan yang haq kecuali Allah, Yang Maha Esa dan tiada sekutu bagiNya. Aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusanNya.

Doa ini sangat mudah untuk dihafalkan. Siapa saja kami yakin tidak mengalami kesulitan yang cukup berarti dalam menghafalkannya. Bacaanya lebih pendek dibanding doa shalat istikharah misalnya. Kalau dibandingkan dengan lafadz bacaan doa sujud tilawah maka panjangnya hampir sama. Sobat ngaji semua, setelah kita hafal dengan bacaan doa di atas maka tinggal kita praktekkan atau amalkan dalam kehidupan sehari-hari. Bila mana kita hendak shalat lima kali dalam sehari maka kita pun melakukan wudhu sampai lima kali. Selama lima kali pula kita membaca doa tersebut. Ketika akan mengerjakan shalat sunah pun tetap wajib untuk wudhu terlebih dahulu. Bahkan kita pun boleh berwudhu tanpa harus menunggu saat akan melaksanakan shalat. Sampai di sini semoga kita bisa mengamalkannya dan artikel ini memberi manfaat kepada para pembaca semuanya. Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakaatuh.

Inilah Bacaan Doa I’tidal Dalam Shalat Lengkap Arab Latin Dan Artinya

Assalaamu’alaikum warahmatullahi wabarakaatuh. Ibadah shalat merupakan sebuah kewajiban yang dilakukan oleh setiap kaum muslimin. Ia bagian dari rukun Islam yang jumlahnya lima itu. Bahkan shalat adalah rukun Islam yang kedua setelah yang pertama mengucap dua kalimat syahadat. Setiap hari semalam selama dua puluh empat jam ada kewajiban untuk menjalankan shalat. Selama hidup kita tidak boleh sampai pernah absen sama sekali. Tetapi, memang mulai diwajibkannya bagi setiap muslim ini saat anak-anak usianya sudah menginjak masa baligh atau kurang lebihnya sudah berumur 10 tahun. Sedari masa usia itu maka sudah harus rutin untuk menjalankannya. Maka pengenalan ibadah shalat ini dimulai sejak anak-anak baru berusia tujuh tahun kurang lebihnya. Para orang tua pun hendaknya mendorong putra putrinya untuk rajin melakukannya. Sebab salah satu yang bisa menjadikan seorang anak menjadi rajin untuk mengerjakan shalat ini ialah didikan dari kedua orang tuanya.

Langkah yang bisa diambil ialah pertama kedua orang tua baik ayah dan ibu hendaknya mengingatkan dan menyuruh putra putrinya untuk mengerjakannya. Tidak hanya menyuruh saja langsung dibiarkan begitu saja. Kemudian setelah itu orang tua juga mesti mengontrolnya. Mengingatkannya bila masih lupa atau belum melaksanakannya. Tak lupa orang tua harus memberi keteladanan. Sekedar nasihat saja kurang kuat. Harus pula didukung dengan keteladanan juga. Bahkan keteladanan atau memberi contoh ini sangatlah efektif. Orang tua mesti rajin melaksanakan ibadah shalat lima waktu ini.

Mengerjakan ibadah shalat perlu mengetahui gerakan dan juga bacaan. Keduanya baik gerakan maupun bacaan sama pentingnya. Tidak bisa dipisahkan satu sama lain. Kita perlu mempelajari dengan baik tentang gerakan maupun bacaan di dalam shalat itu. Gerakan shalat diawali dari berdiri. kemudian ruku’, bangkit dari ruku’ atau i’tidal, sujud, duduk diantara dua sujud, serta duduk tasyahud akhir, sampai akhirnya salam. Masing-masing ada panduan untuk melakukannya. Kemudian untuk bacaan diawali dengan membaca takbiratul ihram, doa iftitah, surat Al-Fatihah, Surat dalam Al-Quran, bacaan saat ruku’, bacaan sujud, bacaan i’tidal, bacaan doa diantara dua sujud, doa tasyahud, dan salam. Itu semua juga mesti dibaca dengan baik. Bahkan perlu pula memahami arti atau maknyanya sehingga akan meningkat kekhusyu’an saat shalat dikerjakan.

Di dalam shalat berbagai bacaannya mesti harus bisa dihafalkan. Ini penting sekali untuk diajarkan juga sejak dini. Sehingga pada saat dewasa nanti tinggal mengamalkan saja. Tak perlu belajar menghafal kembali saat usia telah senja. Akan tetapi, sebetulnya yang namanya belajar itu tidak ada batasan waktunya. Selama hayat masih dikandung badan atau kita masih hidup di dunia ini tetap saja kita bisa dan wajib untuk belajar. Terkhusus untuk mempelajari bacaan di dalam shalat. Salah satu bacaan yang perlu dipelajari diantaranya ialah bacaan doa i’tidal yang kita baca dalam posisi berdiri tepatnya ketika bangun dari ruku’. Ada berbagai macam doanya. Kita bisa simak beberapa diantaranya berikut ini :
BACAAN I’TIDAL YANG PERTAMA

Inilah Beberapa Macam Bacaan Doa I'tidal Dalam Shalat

Latinnya :
RABBANAA LAKAL HAMDU.
Artinya :
“Ya Tuhan kami, bagi-Mu segala puji.”

BACAAN I’TIDAL YANG KEDUA

Bacaan Doa I'tidal Dalam Shalat

Latinnya :
RABBANAA WA LAKAL HAMDU
Artinya :
“Wahai Tuhan kami, dan bagi-Mu lah segala pujian.”

BACAAN I’TIDAL YANG KETIGA

Bacaan Doa I'tidal Dalam Shalat

Latinnya :
ALLAAHUMMA RABBANAA LAKAL HAMDU.
Artinya :
” Ya Allah, Tuhan kami, bagi-Mu segala puji.”

BACAAN I’TIDAL YANG KEEMPAT

Bacaan Doa I'tidal Dalam Shalat

Latinnya :
ALLAAHUMMA RABBANAA WA LAKAL HAMDU.
Artinya :
“Ya Allah, ya Tuhan kami, dan bagi-Mu segala puji.”

BACAAN I’TIDAL YANG KELIMA

Doa I'tidal Dalam Shalat

Latinnya :
RABBANAA WA LAKAL HAMDU HAMDAN KATSIIRAN TAYYIBAN MUBAARAKAN FIIH.
Artinya :
” Ya Tuhan kami, dan bagi-Mu segala puji, dengan pujian yang banyak, yang baik, yang ada barakah di dalamnya.”

BACAAN I’TIDAL YANG KEENAM

Bacaan Doa I'tidal Dalam Shalat

Latinnya :
ALLAAHUMMA RABBANAA LAKAL HAMDU, MIL-US SAMAAWAATI, WA MIL-UL ARDLI, WA MIL-U MAA SYI’TA MIN SYAI-IN BA’DU.
Artinya :
” Ya Allah, ya Tuhan kami, bagi-Mu segala puji, sepenuh langit, sepenuh bumi, sepenuh apapun yang Engkau kehendaki setelah itu.”

BACAAN I’TIDAL YANG KETUJUH

Bacaan Doa I'tidal Dalam Shalat

Latinnya :
RABBANAA LAKAL HAMDU MIL’AS SAMAAWATI WA MIL’AL ARDHI WA MIL AMAASYI’TA MIN SYAI’IN BA’DU.
Artinya :
” Wahai tuhan kami, hanya untuk-Mu lah segala puji, sepenuh langit dan bumi dan sepenuh apa saja yang Engkau kehendaki sesudahnya.”

BACAAN I’TIDAL YANG KEDELAPAN

Doa I'tidal Dalam Shalat

Latinnya :
ALLAAHUMMA RABBANAA LAKAL HAMDU, MIL-US SAMAAWAATI, WA MIL-UL ARDLI, WA MIL-U MAA BAINAHUMAA, WA MIL-U MAA SYI’TA MIN SYAI-IN BA’DU.
Artinya :
” Ya Allah, ya Tuhan kami, bagi-Mu segala puji, sepenuh langit, sepenuh bumi, sepenuh apa yang ada di antara keduanya, sepenuh apapun yang Engkau kehendaki setelah itu.”

BACAAN I’TIDAL YANG KESEMBILAN

Bacaan Doa I'tidal Dalam Shalat

Latinnya :
ALLAAHUMMA RABBANAA LAKAL HAMDU, MIL-US SAMAAWAATI, WA MIL-UL ARDHI, WA MAA BAINAHUMAA, WA MIL-U MAA SYI’TA MIN SYAI-IN BA’DU, AHLATS TSANAA-I WAL MAJDI, LAA MAANI’A LIMAA A’THAITA, WA LAA MU’THIYA LIMAA MANA’TA, WA LAA YANFA’U DZAL JADDI MINKAL JADDU.
Artinya :
“Ya Allah, ya Tuhan kami, bagi-Mu segala puji, sepenuh langit, sepenuh bumi, dan apa yang ada di antara keduanya, sepenuh apapun yang Engkau kehendaki setelah itu. Yang berhak disanjung dan dimuliakan. Tidak ada yang dapat menghalangi apa yang akan Engkau berikan, tidak ada yang dapat memberikan apa yang Engkau tahan, dan tidak bermanfaat suatu kekayaan, terhadap orang yang memiliki kekayaan, dari keputusan-Mu.”

BACAAN I’TIDAL YANG KESEPULUH

Bacaan Doa I'tidal Dalam Shalat

Latinnya :
MIL AS-SAMAAWAATI WA MIL AL-ARDH WA MAA BAIHAHUMAA WA MIL AMAA SYI’TA MIN SYAI INBA’DU. AHLATS TSANAA-I WAL MAJDI, AHAQQU MAA QAALAL BA’DU, WA KULLUNAA LAKA ABDUN. ALLAAHUMMA LAA MAANI’A LIMAA A’THAITA, WA LAA MU’THIYA LIMAA MANA’TA, WA LAA YANFA’U DZAL JADDI MINKAL JADDU.
Artinya :
“(Aku memuji-Mu dengan) pujian sepenuh langit dan sepenuh bumi, sepenuh apa yang di antara keduanya, sepenuh apa yang Engkau kehendaki setelah itu. Wahai Tuhan yang layak dipuji dan diagungkan, Yang paling berhak dikatakan oleh seorang hamba dan kami seluruhnya adalah hamba-Mu. Ya Allah, tidak ada yang dapat menghalangi apa yang Engkau berikan dan tidak ada pula yang dapat memberi apa yang Engkau halangi, tidak bermanfaat kekayaan bagi orang yang memilikinya (kecuali iman dan amal shalihnya), hanya dari-Mu kekayaan itu.”

Apabila diantara sobat semua ada yang belum hafal, mungkin kita bisa memulai menghafalkannya dari sekarang. Bisa memilih bacaan yang paling pendek dahulu supaya lebih mudah. Jika sudah hafal maka tinggal memahami arti atau maknanya. Hal itu dapat meningkatkan kekhusyu’an kita dalam mendirikan shalat nantinya. Kita bisa memakai salah satu dari bacaan di atas. Sebagai penjelasan tambahan bahwasannya yang dimaksud i’tidal adalah posisi tubuh berdiri tegak setelah ruku’ dan ini dilakukan sebelum sujud. Sampai di sini dulu, semoga bermanfaat. Wassalaamu’alaikum warahmatullahi wabarakaatuh.

Doa Saat Berbuka Puasa Sesuai Sunah Lengkap Arab Latin Dan Artinya

Assalaamualaikum warahmatullahi wabarakaatuh. Sobat ngaji yang berbahagia, mengetahui doa saat berbuka puasa sesuai sunah lengkap arab latin dan artinya menjadi hal yang amat utama. Kita semua tahu bahwasannya yang namanya puasa di bulan ramadhan itu kewajiban. Tiap tahun kita amalkan. Selama sebulan penuh kita menjalankan puasa. Terkadang tiga puluh atau dua puluh sembilan hari. Ibadah puasa juga termasuk rukun Islam yang ketiga setelah yang kedua ialah ibadah shalat wajib lima waktu.

Selama seharian kita tidak makan dan minum serta meninggalkan hal-hal yang bisa membatalkan puasa. Menjalankan ibadah puasa perlu perjuangan. Hati mesti ikhlas menjalaninya sehingga bisa lancar puasanya. Tujuan dari puasa bisa tercapai dengan baik bila kita memang sungguh-sungguh dalam melaksanakannya. Puasa bukan hanya sekedar rutinitas tahunan saja. Ibadah ini merupakan bentuk ibadah yang mesti mendapat perhatian dari kaum muslimin. Sehingga nantinya bisa sukses puasanya.

Seperti yang sudah sering kita dengar dalam berbagai pengajian dan khutbah jumat bahwasannya Allah subhanahu wa ta’ala berfirman di dalam Surat Al-Baqarah ayat 183-185 yang artinya: Wahai orang-orang yang beriman! Diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang sebelum kamu agar kamu bertakwa. (Yaitu) beberapa hari tertentu. Maka barangsiapa di antara kamu sakit atau dalam perjalanan (lalu tidak berpuasa), maka (wajib mengganti) sebanyak hari (yang dia tidak berpuasa itu) pada hari-hari yang lain. Dan bagi orang yang berat menjalankannya, wajib membayar fidyah, yaitu memberi makan seorang miskin. Tetapi barangsiapa dengan kerelaan hati mengerjakan kebajikan, maka itu lebih baik baginya, dan puasamu itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui. Bulan Ramadan adalah (bulan) yang di dalamnya diturunkan Al-Qur’an, sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang benar dan yang batil). Karena itu, barangsiapa di antara kamu ada di bulan itu, maka berpuasalah. Dan barangsiapa sakit atau dalam perjalanan (dia tidak berpuasa), maka (wajib menggantinya), sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari-hari yang lain. Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu. Hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, agar kamu bersyukur.

Setiap tahun kita berpuasa. Tentu saja tidak ingin kita menjadikan puasa hanya sebuah rutinitas yang tidak ada maknanya. Puasa yang kita lakukan diupayakan memberi dampak positif. Dari ayat tersebut dijelaskan bahwasannya tujuan dari orang berpuasa itu salah satunya membentuk diri menjadi orang yang bertakwa. Beruntunglah orang-orang seperti ini. Puasa wajib tersebut bisa menjadikan diri kita sebagai orang yang taqwa. Persis sebagaimana tujuan puasa yang termaktub di dalam ayat 183 Surat Al-Baqarah di atas. Namun, tentu puasa yang benar-benar serius dikerjakan.

Menjadikan puasa kita bisa sukses bukan persoalan yang sederhana. Ada banyak hal yang mesti dilakukan. Dimulai dari persiapan awal sebelum masuk bulan Ramadhan. Tepatnya pada bulan syaban. Pada bulan tersebut disunahkan seseorang untuk menjalankan ibadah puasa syaban. Puasa sunah tersebut bisa menjadi persiapan baik fisik maupun rohani dalam rangka menghadapi datangnya bulan Ramadhan.

Tatkala menjalankan puasa wajib di bulan ramadhan ini pun kita juga perlu memperhatikan berbagai hal. Tidak hanya menahan untuk tidak makan dan minum atau berbagai hal yang membatalkannya. Di saat berpuasa kita tidak boleh pula berkata kasar dan jorok. Dianjurkan pula orang yang berpuasa untuk banyak beramal saleh. Misalnya saja membaca Al-Quran, mendengarkan pengajian, membaca buku-buku agama Islam, bersedekah kepada orang yang memerlukan bantuan, menolong orang fakir miskin, dan masih banyak lagi.

Doa berbuka puasa sesuai sunah

Ketika sudah seharian berpuasa maka akhirnya tiba juga waktu untuk berbuka. Tepatnya di saat sudah masuk waktu shalat maghrib. Pada waktu tersebut kita disunahkan untuk membaca doa berbuka puasa sesuai sunah dengan khusyuk. Mengenai lafadz bacaan doanya yakni:

Doa Berbuka Puasa Lengkap Arab Latin Artinya

Latinnya :
DZAHA BAZHZHAMA U WABTALATIL ‘URUUQU, WA TSABATAL AJRU INSYAA ALLAH.
Artinya :
” Telah hilang dahaga dan urat-urat telah basah, dan telah diraih pahala, insya Allah.”

Doa ini diambil dari sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Abu Dawud. Jika kita menyimak doanya maka kita akan mengatakan sangat pendek doanya. Akan begitu mudah untuk menghafalkan doa yang pendek ini. Tidak perlu membutuhkan waktu yang terlalu lama untuk bisa hafal dengan baik. Setelah hafal maka memang perlu untuk mengajarkan pula bacaan doa ini kepada saudara, keluarga maupun teman-teman. Sukses untuk puasanya sehingga akan terbentuklah manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Allah subhahanu wa ta’ala.

Ada seseorang yang kemudian bertanya mengenai masalah doa berbuka puasa ini. Pertanyaan yakni kapan membacanya. Saat sebelum makan atau minum ketika berbuka puasa atau sesudah makan atau minum ketika berbuka puasa? Ini memang sebuah pertanyaan yang bagus sekali. Amat penting memang mengetahui akan hal yang demikian. Kita akan membahasnya juga di sini. Doa di atas dibaca tepatnya setelah kita membatalkan puasa atau saat berbuka puasa pertama. Misalnya kita berbuka pertama dengan minum maka sesudah itu langsung membaca doa tersebut. Jikalau pada waktu berbuka kita minum air putih tiga tegukkan maka setelah selesai minum itu langsung membaca doa berbuka puasa sesuai sunah itu. Jika saat berbuka kita langsung makan buah kurma atau buah pisang maka sesudahnya kita langsung membaca doa seperti di atas. Kesimpulannya doa ini dibaca tidak sebelum minum atau makan dalam berbuka puasa. Akan tetapi malah sesudahnya. Untuk sebelumnya kita membaca doa sebelum makan seperti biasanya.

Sobat ngaji semua tentu sangat berharap puasa wajibnya sukses dikerjakan. Ibadah puasa wajib di bulan ramadhan ini memang setiap tahun sekali dilaksanakan. Membaca dan membahas doa saat berbuka puasa sesuai sunah lengkap arab latin dan artinya menjadi hal yang amat penting untuk kita lakukan. Buah ibadah yang sukses tentu akan nampak pada perilaku diri kita yang semakin baik dan mantap dalam menjalani hidup. Wassalaamualaikum warahmatullahi wabarakaatuh.

Bacaan Doa Berlindung Dari Malas Latin dan Artinya

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakaatuh. Sobat ngaji sekalian tentu pernah mengalami rasa malas. Maka penting sekali hari ini kita mempelajari lafadz doa berlindung dari malas latin dan artinya. Sifat malas ini memang bukan hal yang asing kita dengar. Hampir tiap hari ada saja orang yang mengatakan kata malas. Dalam rumah atau sebuah lingkup keluarga, sering kali ada kata malas yang terucap. Misalnya saja, seorang kakak minta adiknya untuk segera mencuci baju seragam sekolahnya sebab lusa seragam tersebut akan segera dipakainya. Namun, jawaban sang adik ialah nanti saja dan malas untuk saat itu mencuci baju.

Mungkin tidak hanya itu saja. Masih banyak contoh kata malas yang diucapkan dalam kehidupan sehari-hari. Sobat ngaji tentu juga sering mendengarnya. Sifat malas ini sangatlah mengganggu dalam kehidupan seseorang. Ada berbagai dampak buruk dari kemalasan ini. Beberapa dampak negatif dari sifat malas ini yakni:

  1. Sulit mendapatkan ilmu yang bermanfaat.
    Orang tidak akan bisa meraih ilmu tanpa ada usaha sama sekali. Ketika seseorang hendak mendapatkan ilmu yang bermanfaat maka perlu adanya upaya atau usaha yang maksimal. Belajar mendapatkan ilmu menjadi hal yang perlu dilakukan secara serius. Bila tidak ada usaha yang serius tentunya akan sulit kita mendapatkan ilmu tersebut. Ilmu mesti diusahakan dengan belajar dengan sungguh-sungguh. Bila mana seseorang malas untuk belajar maka akan sulit ia sukses mendapatkan ilmu yang bermanfaat. Maka sifat malas ini akan menghalangi seseorang meraih ilmu yang manfaat.
  2. Menjadikan seseorang sulit berprestasi.
    Yang namanya prestasi itu tidak bisa didapatkan seperti membalik kedua telapak tangan. Ia perlu usaha keras agar bisa terwujud. Prestasi bisa diperoleh dalam berbagai bidang. Seorang pelajar ia bisa berprestasi di sekolahnya, seorang mahasiswa ia berprstasi di kampusnya, seorang santri bisa mendapatkan prestasi di pondok pesantrennya, seorang karyawan bisa berprestasi di tempat bekerjanya, seorang pengusaha bisa berprestasi di perusahaan yang dipimpinnya. Masih banyak lapangan atau bidang yang bisa menjadikan seseorang berprestasi. Memiliki sifat malas akan menjadikan seseorang sulit berprestasi. Ia tidak mau melakukan hal yang maksimal dalam usaha meraih prestasi. Pekerjaan atau aktivitasnya tidak bisa dikerjakan secara maksimal.
  3. Bisa membuat orang kecewa kepada kita.
    Ini menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan oleh orang yang malas. Mereka yang malas sangat mungkin bisa membuat orang lain menjadi kecewa. Misalnya saja ketika seorang pengusaha yang mengharapkan para karyawannya bekerja lebih rajin agar perusahaannya bisa berkembang pesat. Akan tetapi, para karyawannya malah bermalas-malasan. Sang pengusaha tentu kecewa dengan sikap karyawannya tersebut.
  4. Tugas dan pekerjaan tidak akan selesai.
    Orang yang malas biasanya gemar menunda-nunda. Termasuk diantaranya yakni menunda tugas atau pekerjaannya. Akibat dari malas ini akhirnya segala tugas dan pekerjaan yang dibebankan kepada dirinya tidak akan selesai.

Sebetulnya masih banyak akibat buruk dari kemalasan ini. Intinya malas ini akan sangat merugikan bagi diri kita sendiri dan juga orang lain. Sudah sepantasnya sebagai seorang muslim yang baik untuk menghindari malas tersebut. Lalu, bagaimana cara kita melawan sifat malas ini. Usaha-usaha apa yang kiranya efektif untuk mengatasi rasa malas yang begitu mengganggu tersebut. Ada beberapa hal yang bisa kita lakukan untuk mengatasi rasa malas tersebut, diantaranya:
a. Menanamkan pada diri sendiri untuk tidak malas.
Pada diri kita masing-masing kita memiliki semangat yang kuat. Sebuah semangat untuk melawan kemalasan. Kita tidak ingin menjadi orang yang malas dalam hidup ini. Baik itu malas dalam bekerja, beribadah, dan beramal yang lainnya.
b. Ubahlah cara berpikir kita mengenai malas ini.
Kalau kita masih berpikir bahwasannya malas itu adalah sesuatu yang biasa saja maka akan sulit terhindar dari rasa malas tersebut. Kita mesti mengubah pandangan keliru tersebut. Malas bukannya hal yang biasa tetapi malas akan sangat merugikan diri kita. Ketika pola pikir kita sudah tepat dalam melihat masalah malas ini maka kita bisa mudah mengatasi malas.
c. Meminta nasihat orang lain.
Bagaimana pun kita perlu menerima nasihat dari orang lain. Supaya kita mendapatkan semangat baru untuk bisa terjauhkan dari rasa malas tersebut. Kita bisa minta nasihat itu dari orang tua, atau tokoh agama seperti para kyai atau ustadz, dan siapa saja.

Doa berlindung dari malas

Itulah beberapa upaya mengenai cara mengatasi malas. Satu hal yang tidak boleh ditinggalkan ialah kita memohon pertolongan kepada Allah subhanahu wa ta’ala. Kita manusia makhluk yang lemah. Tidak punya daya dan upaya melainkan dari pertolongan-Nya. Kita perlu membaca doa berlindung dari malas. Bahkan tidak hanya sekali atau dua kali kita membacanya. Perlu dibaca berulang kali. Mengenai lafadz doanya yakni:

Bacaan Doa Berlindung Dari Malas Latin dan Artinya

Latinnya :
ALLAHUMMA INNI A’UDZU BIKA MINAL ‘AJZI, WAL KASALI, WAL JUBNI, WAL HARAMI, WAL BUKHLI, WA A’UDZU BIKA MIN ‘ADZABIL QOBRI WA MIN FITNATIL MAHYAA WAL MAMAATI.
Artinya :
” Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kelemahan, rasa malas, rasa takut, kejelekan di waktu tua, dan sifat kikir. Dan aku juga berlindung kepada-Mu dari siksa kubur serta bencana kehidupan dan kematian.”

Kita mohon kepada Allah subhanahu wa ta’ala agar dilindungi dari rasa malas. Dengan kita mengetahui doanya maka tinggal kita membacanya. Lalu kita bisa sempatkan untuk menghafalkannya dengan baik. Banyak sekali waktu-waktu yang amat bagus untuk kita gunakan berdoa. Misalnya saja saat sesudah selesai melaksanakan shalat wajib yang lima waktu. Kita langsung baca doa tersebut. Atau bisa juga menggunakan waktu-waktu yang lainnya. Intinya, sangat penting untuk kita membaca doa berlindung dari malas latin dan artinya di atas. Harapan kami artikel ini memberikan manfaat bagi sobat ngaji semuanya. Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakaatuh.