Inilah Doa Sesudah Wudhu Lengkap Arab Latin dan Artinya

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakaatuh. Berjumpa kembali dengan kami sobat ngaji semuanya. Insya Allah, hari ini semuanya lagi mendapatkan kesuksesan dalam urusannya. Itulah bagian dari keinginan kita semua. Iya kan, sobat? Kita kali ini akan membahas tentang ibadah dalam kehidupan sehari-hari. Kalau disebut sebagai ibadah sehari-hari maka kita pasti melaksanakan ibadah tersebut setiap harinya. Artinya wajib untuk melakukannya. Boleh kita tidak mengerjakannya dikarenakan ada alasan penting yang dibolehkan oleh agama. Misalnya saja seorang wanita sedang berhalangan datang bulan maka ia tidak boleh menjalankan shalat.

Sobat ngaji muslim tentu sudah tidak asing mendengar rukun Islam. Jumlah rukun Islam itu ada lima. Di waktu saat belajar di Taman kanak-anak dan sekolah dasar sangat sering diulang mengenai apa saja yang termasuk rukun Islam itu. Dari pertama membaca syahadat, mendirikan shalat wajib 5 waktu, ibadah puasa, membayar zakat, dan yang terakhir mengerjakan ibadah haji bagi yang mampu. Lengkaplah itu semua isi dari rukun Islam.

Dahulu bapak dan ibu guru menerangkannya berulang kali. Mengajak para muridnya untuk bisa hafal sampai di luar kepala. Anak-anak diminta untuk menirukan hafalan tentang lima hal yang termasuk rukun Islam itu. Pertama adalah syahadat, yang kedua adalah shalat, yang ketiga ialah puasa, lalu yang keempat adalah mengeluarkan zakat dan yang kelima atau terakhir yakni mengerjakan ibadah haji ke Baitullah.

Saya yakin sobat ngaji semua pun masih ingat ketika dulu diajari tentang apa saja yang termasuk rukun Islam itu. Menyenangkan sekali belajar di kala masih kecil itu ya. Masa-masa indah yang tidak mudah untuk terlewatkan begitu saja. Kita pun ingat bagaimana kasih sayang orang tua kepada kita. Menyiapkan sarapan pagi, pakaian untuk seragam sekolah, mengantar sampai ke tempat belajar, bahkan ada yang menunggui sampai waktu pulang sekolah.

Pada kali ini saya akan membahas tentang rukun Islam yang kedua yaitu mendirikan shalat. Dalam hal ini adalah shalat wajib lima waktu yang terdiri dari shalat subuh, shalat dhuhur, shalat asar, shalat maghrib, dan shalat isya. Lima waktu itu harus dilaksanakan tanpa terkecuali. Khusus untuk laki-laki sangat dianjurkan untuk dikerjakan di masjid dan dilaksanakan secara berjamaah. Sebab shalat yang dilakukan secara berjamaah itu akan dilipatgandakan pahalanya. Shalat disebut berjamaah bila minimal ada seorang imam dan seorang makmum. Jadi setidaknya ada dua orang. Ada shalat lain selain yang wajib itu. Shalat tersebut dinamakan shalat sunah. Ada shalat tahajud, witir, dhuha, dan lain-lain.

Sebelum seseorang menjalankan shalat maka kita berwudhu terlebih dahulu. Barulah bersiap untuk shalat dengan menghadap ke arah kiblat. Dalam ibadah shalat pun ada berbagai gerakan dan juga bacaan. Demikian pula dengan wudhu. Dalam ibadah ini juga ada gerakan serta bacaan doa yang perlu sekali kita pelajari. Sebelum kita melakukan wudhu maka perlu kita siapkan atau mencari air yang bersih. Sebab dalam wudhu perlu air. Akan lebih baik lagi bila air tersebut mengalir. Jika tidak pun tetap tak masalah. Dari sini kita akan lebih menghargai tentang air. Ternyata air itu sangatlah penting sekali dalam kehidupan. Untuk beribadah sehari-hari kita membutuhkan air. Sehingga kita pun mesti berhemat dalam menggunakannya. Tatkala kita menggunakan air untuk kebutuhan sehari-hari perlu untuk hemat. Termasuk juga dalam berwudhu pun begitu.

Pada kesempatan kali ini kami tidak akan membahas tentang tata cara wudhu secara detail. Namun secara garis besar saja tentang cara wudhu itu. Hal ini berdasarkan Surat Al-Maidah ayat 6 yang artinya:” Wahai orang-orang yang beriman! Apabila kamu hendak melaksanakan salat, maka basuhlah wajahmu dan tanganmu sampai ke siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kedua kakimu sampai ke kedua mata kaki. Jika kamu junub, maka mandilah. Dan jika kamu sakit atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air (kakus) atau menyentuh perempuan, maka jika kamu tidak memperoleh air, maka bertayamumlah dengan debu yang baik (suci); usaplah wajahmu dan tanganmu dengan (debu) itu. Allah tidak ingin menyulitkan kamu, tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmat-Nya bagimu, agar kamu bersyukur”.

Kemudian, kita pun mesti mengerti bacaan yang ada di dalam wudhu. Kita harusnya membaca doa sesudah wudhu dengan khusyuk dan lancar. Mengenai bacaanya adalah sebagai berikut.

Inilah Doa Sesudah Wudhu Lengkap Arab Latin dan Artinya
doa setelah wudhu

Latinnya :
ASYHADU ALLA ILAHA ILLALLAAHU WAHDAHULAA SYARIIKALAHU WA ASYHADU ANNA MUHAMMADAN ‘ABDUHU WA RASUULUH.
Yang artinya :
Aku bersaksi, bahwa tiada Tuhan yang haq kecuali Allah, Yang Maha Esa dan tiada sekutu bagiNya. Aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusanNya.

Doa ini sangat mudah untuk dihafalkan. Siapa saja kami yakin tidak mengalami kesulitan yang cukup berarti dalam menghafalkannya. Bacaanya lebih pendek dibanding doa shalat istikharah misalnya. Kalau dibandingkan dengan lafadz bacaan doa sujud tilawah maka panjangnya hampir sama. Sobat ngaji semua, setelah kita hafal dengan bacaan doa di atas maka tinggal kita praktekkan atau amalkan dalam kehidupan sehari-hari. Bila mana kita hendak shalat lima kali dalam sehari maka kita pun melakukan wudhu sampai lima kali. Selama lima kali pula kita membaca doa tersebut. Ketika akan mengerjakan shalat sunah pun tetap wajib untuk wudhu terlebih dahulu. Bahkan kita pun boleh berwudhu tanpa harus menunggu saat akan melaksanakan shalat. Sampai di sini semoga kita bisa mengamalkannya dan artikel ini memberi manfaat kepada para pembaca semuanya. Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakaatuh.