Home > DOA > Doa Malam Lailatul Qadr

Doa Malam Lailatul Qadr

Assalaamualaikum warahmatullahi wabarakaatuh. Sobat ngaji semua, kali ini kami akan membahas mengenai doa malam lailatul qadr lengkap dengan artinya. Biasa kita dengar pada setiap bulan ramadhan akan dibahas mengenai lailatul qadr. Khususnya ketika sudah masuk tanggal tujuh belas ramadhan atau sudah memasuki sepuluh hari terakhir bulan ramadhan. Masalah lailatul qadr ini sangatlah penting. Terbukti di dalam Al-Quran terdapat Surat Al-Qadr yang berjumlah 5 ayat.

Arti dari Surat Al-Qadr adalah:

  1. Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al-Qur’an) pada malam qadar.
  2. Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu?
  3. Malam kemuliaan itu lebih baik daripada seribu bulan.
  4. Pada malam itu turun para malaikat dan Ruh (Jibril) dengan izin Tuhannya untuk mengatur semua urusan.
  5. Sejahteralah (malam itu) sampai terbit fajar.

Ada hal menarik mengenai lailatul qadr ini. Tidak ada seseorang pun yang mengetahui kapan tepatnya malam lailatul qadr pada tiap tahunnya. Maka diperintahkan untuk mencarinya di sepuluh hari terakhir di bulan ramadhan. Maka banyak dari kaum muslimin yang melakukan ibadah i’tikaf di masjid di sepuluh hari terakhir di bulan mulia tersebut. Mereka menghidupkan malam dengan berbagai ibadah seperti shalat, dzikir, doa, tilawah Al-Quran, dan beristighfar.

Satu yang tidak boleh terlewat dalam beribadah di malam lailatul qadr adalah berdoa. Terdapat doa khusus yang disunahkan untuk senantiasa dibaca. Lafadz doa malam lailatul qadr bisa disimak berikut ini.

doa lailatul qadr

ALLAHUMMA INNAKA ‘AFUWWUN TUHIBBUL ‘AFWA FA’FU ‘ANNII.
Artinya :
Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf dan Engkau mencintai orang yang meminta maaf, maka maafkanlah aku.

Doa tersebut sudah sangat masyhur. Sudah banyak orang yang pernah mendengarnya. Hanya saja mungkin ada sebagian sobat semua yang belum mengetahui bahwasannya doa tersebut adalah doa yang dipanjatkan di malam lailatul qadr. Mengenai asal atau sumber dari doa di atas dari Hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Majah. Begitu banyak keutamaan ketika kita membaca doa tersebut. Mengenai masalah menghafalkannya tidaklah begitu susah sebab begitu pendek doanya.

Memang Allah subhanahu wa ta’ala itu Maha Pemberi Maaf. Allah pun menyukai hamba-Nya yang meminta maaf. Maka sudah selayaknya untuk kita banyak memohon maaf atas segala dosa-dosa yang pernah kita lakukan. Apalagi ketika di bulan suci Ramadhan dan kita sedang mencari malam lailatul qadr di sepuluh hari terakhir. Sudah seharusnya membaca doa tersebut dan tidak hanya sekali diucapkan. Akan tetapi sebaiknya diucapkan berkali-kali. Lebih banyak maka itu lebih bagus. Mendapatkan ampunan dan kemaafan atas segala dosa merupakan karunia yang luar biasa. Semoga kita termasuk orang beruntung dengan ditandai memperoleh ampunan dari segala dosa dan kemaafaan dari Allah subhanahu wa ta’ala. Aamiin.