Doa Iftitah Dalam Sholat Lengkap Latin Dan Artinya

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakaatuh. Tiap hari kita sebagai seorang muslim menjalankan ibadah shalat wajib yang lima waktu. Sedari kecil idealnya seseorang mulai melaksanakan ibadah sholat ini. Pendidikan mengenai ibadah ini sudah harus dimulai semenjak anak masuk usia tujuh tahun. Sebelum itu sudah boleh diajarkan tentang masalah ibadah shalat. Lebih sedini mungkin akan lebih baik. Caranya mungkin dengan hal-hal yang sederhana. Anak tidak merasa diajari tentang shalat. Meskipun sebenarnya ia sedang dididik secara tidak langsung untuk mengetahui caranya shalat itu bagaimana. Salah satu cara mengajari anak untuk shalat ialah mengajak mereka untuk membersamai orang tua dalam shalat. Ketika ayah dan ibunya mengerjakan shalat, ajaklah sang buah hati untuk ada di dekat mereka. Meski pun sang anak belum bisa atau mau melakukan shalat seperti kita tidaklah masalah. Karena memang usia mereka masih kecil. Belum saatnya untuk berkewajiban mengerjakan shalat.

Misalnya saja anak kita suruh duduk di samping kita. Dengan mereka duduk di dekat kita mendirikan shalat maka mereka akan melihat dengan mata dan kepala sendiri bagaimana kita mengerjakan shalat. Seperti apa berdirinya? Lalu bagaimana cara mengangkat tangan saat takbiratul ihram? Kemudian bagaimana saat ruku dan sujud? Hingga akhirnya menengok ke arah kanan dan kiri dan mengucapkan salam. Ini semua bisa dilihat dengan lengkap tanpa media apa pun. Cukup anak ada di dekat orang tuanya saat shalat. Dan umumnya anak itu akan ingin selalu dekat dengan ayah dan ibunya. Meskipun mungkin shalatnya agak lama bagi si anak, tetapi anak tersebut akan tetap setia menunggui orang tuanya sedang shalat. Apalagi dengan si ibu. Biasanya dengan sang ibu anak kecil itu dekat sekali.

Model pendidikan seperti ini amat sederhana namun sangat efektif bagi perkembangan si buah hati. Terutama perkembangan dalam kehidupan beragamanya. Yang menjadi salah satu hal penting atau kewajiban utama yang mesti segera diajarkan kepada si buah hati yakni shalat wajib lima waktu. Dari shalat subuh, dhuhur, asar, maghrib, isya dan subuh. Masing-masing ada gerakan dan bacaanya yang harus dipelajari dengan baik. Setelah kami sampaikan pentingnya mendidik anak-anak dengan agama atau ibadah yang benar. Selanjutnya kita fokuskan di sini tentang pembahasan mengenai bacaan shalat sesuai sunah Nabi Muhammad shalallahu ‘alaihi wa sallam. Pada kesempatan kali ini kami tidak membahas seluruh bacaan di dalam shalat dari awal hingga akhir. Tetapi yang akan kami fokuskan ialah mengenai doa atau bacaan iftitah di dalam shalat. Permasalahan doa iftitah ini bukan hal yang sepele. Membacanya termasuk hal yang disunahkan. Sehingga sangatlah penting untuk kita memperhatikan doa tersebut. Yang paling penting untuk pertama kali yakni kita mengetahui lafazh doanya. Mengenai bacaa doanya yakni:

Doa Iftitah Dalam Sholat Lengkap Latin Dan Artinya

Latinnya :
WAJJAHTU WAJ-HIYA LILLADZII FATHARAS SAMAAWAATI WAL ARDHA HANIIFAW WAMAA ANA MINAL MUSYRIKIINA. INNA SHALAAATII WA NUSUKII, WA MAHYAAYA WA MAMAATII LILLAAHI RABBIL ‘AALAMIINA. LAA SYARIIKALAHU WA BI DZAALIKA UMIRTU WA ANA MINAL MUSLIMIINA. ALLAHUMMA ANTAL MALIKA LAA ILAHA ILLAA ANTA ANTA RABBII WA ANA ‘ABDUKA ZHALAMTU NAFSII WA ‘TARAFTU BIDZANBII FAGH FIRLII DZUNUUBII JAMII’AN INNAHU LAA YAGHFIRUDZ DZUNUUBA ILLAA ANTA, WAHDINII LI AHSANIL AKHLAAQI LAA YAHDII LI AHSANIHAA ILLA ANTA, WASHRIF ‘ANNII SAYYI AHAA, LAA YASHRIFU ‘ANNII SAYYI AHAA ILLA ANTA, LABBAIKA WA SA’DAIKA, WAL KHAIRU KULLUHU BI YADAIKA, WASYARRU LAISA ILAIKA, ANA BIKA WA ILAIKA TABAARAKTA WA TA’AALAITA, ASTAGHFIRUKA WA ATUUBU ILAIK.

Untuk arti atau terjemahan dalam bahasa Indonesia dari doa tersebut adalah:
Aku menghadap kepada Tuhan Pencipta langit dan bumi, dengan memegang agama yang lurus dan aku tidak tergolong orang-orang yang musyrik. Sesungguhnya shalat, ibadah dan hidup serta matiku adalah untuk Allah. Tuhan seru sekalian alam, tiada sekutu bagi-Nya, dan karena itu, aku diperintah dan aku termasuk orang-orang muslim.
Ya Allah, Engkau adalah Raja, tiada Tuhan (yang berhak disembah) kecuali Engkau, engkau Tuhanku dan aku adalah hamba-Mu. Aku menganiaya diriku, aku mengakui dosaku (yang telah kulakukan). Oleh karena itu ampunilah seluruh dosaku, sesungguhnya tidak akan ada yang mengampuni dosa-dosa, kecuali Engkau. Tunjukkan aku pada akhlak yang terbaik, tidak akan menunjukkan kepadanya kecuali Engkau. Hindarkan aku dari akhlak yang jahat, tidak akan ada yang bisa menjauhkan aku daripadanya, kecuali Engkau. Aku penuhi panggilan-Mu dengan kegembiraan, seluruh kebaikan di kedua tangan-Mu, kejelekan tidak dinisbahkan kepada-Mu. Aku hidup dengan pertolongan dan rahmat-Mu, dan kepada-Mu (aku kembali). Maha Suci Engkau dan Maha Tinggi. Aku minta ampun dan bertaubat kepada-Mu.

Kemudian doa iftitah yang lainnya:

Doa Iftitah Dalam Sholat Lengkap

Latinnya :
ALLAAHUMMA RABBA JIB-RILA WA MIIKAAIILA, WA ISRAAFIILA FAA THIRASSAMAA WAATI WAL ARDHI, ‘AALIMAL GHAIBI WASYAHAADATI ANTA TAHKUMU BAINA ‘IBAADIKA FIIMAA KAANUU FIIFI YAKHTALIFUUNA. IHDINII LIMAKH TULIFA FIIHI MINAL HAQQI BI IDZNIKA TAJDII MANTASYAA U ILA SHIRAATHIM MUSTAQIIM.
Untuk artinya atau terjemahannya adalah
“Ya Allah, Tuhan Jibrail, Mikail dan Israfil. Wahai Pencipta langit dan bumi. Wahai Tuhan yang mengetahui yang ghaib dan nyata. Engkau yang menjatuhkan hukum (untuk memutuskan) apa yang mereka pertentangkan. Tunjukkanlah aku pada kebenaran apa yang dipertentangkan dengan seizin dari-Mu. Sesungguhnya Engkau menunjukkan pada jalan yang lurus bagi orang yang Engkau kehendaki”.

Atau bisa pula dengan membaca sebagai berikut :

Doa Iftitah Dalam Sholat

Latinnya :
ALLAHUMMA BAA’ID BAINII WA BAINA KHATHAA YAAYA KAMAA BAA’ADTA BAINAL MASYRIQI WAL MAGHRIB. ALLAHUMMA NAQQINII MIN KHATAAYAAYA KAMAA YUNAQATS TSAUBUL ABYADHU MINAD DANAS. ALLAHUMAGH SILNII MIN KHATHAA YAAYA BIL MAA’I WATS TSALJI WAL BARAD.
Artinya atau terjemahannya adalah:
“Ya Allah, jauhkan antara aku dan kesalahan-kesalahanku, sebagaimana Engkau menjauhkan antara timur dan barat. Ya Allah, bersihkanlah aku dan kesalahan- kesalahanku, sebagaimana baju putih dibersihkan dari kotoran. Ya Allah, cucilah aku dari kesalahan-kesalahanku dengan salju, air dan air es”.

Nah, demikian beberapa macam doa iftitah secara lengkap arab latin maupun juga dengan artinya. Memang ketika kita melaksanakan shalat wajib lima waktu, doa tersebut tidak kita baca secara jahr atau keras. Sehingga anak kita pun tidak mendengar bacaan kita. Namun, saat kita telah selesai mengerjakan shalat maka bisa dipakai untuk mengajarkannya kepada anak-anak. Semoga anak-anak kita menjadi insan yang taat beribadah dan berakhlak mulia. Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakaatuh.