Bacaan Doa Berlindung Dari Malas Latin dan Artinya

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakaatuh. Sobat ngaji sekalian tentu pernah mengalami rasa malas. Maka penting sekali hari ini kita mempelajari lafadz doa berlindung dari malas latin dan artinya. Sifat malas ini memang bukan hal yang asing kita dengar. Hampir tiap hari ada saja orang yang mengatakan kata malas. Dalam rumah atau sebuah lingkup keluarga, sering kali ada kata malas yang terucap. Misalnya saja, seorang kakak minta adiknya untuk segera mencuci baju seragam sekolahnya sebab lusa seragam tersebut akan segera dipakainya. Namun, jawaban sang adik ialah nanti saja dan malas untuk saat itu mencuci baju.

Mungkin tidak hanya itu saja. Masih banyak contoh kata malas yang diucapkan dalam kehidupan sehari-hari. Sobat ngaji tentu juga sering mendengarnya. Sifat malas ini sangatlah mengganggu dalam kehidupan seseorang. Ada berbagai dampak buruk dari kemalasan ini. Beberapa dampak negatif dari sifat malas ini yakni:

  1. Sulit mendapatkan ilmu yang bermanfaat.
    Orang tidak akan bisa meraih ilmu tanpa ada usaha sama sekali. Ketika seseorang hendak mendapatkan ilmu yang bermanfaat maka perlu adanya upaya atau usaha yang maksimal. Belajar mendapatkan ilmu menjadi hal yang perlu dilakukan secara serius. Bila tidak ada usaha yang serius tentunya akan sulit kita mendapatkan ilmu tersebut. Ilmu mesti diusahakan dengan belajar dengan sungguh-sungguh. Bila mana seseorang malas untuk belajar maka akan sulit ia sukses mendapatkan ilmu yang bermanfaat. Maka sifat malas ini akan menghalangi seseorang meraih ilmu yang manfaat.
  2. Menjadikan seseorang sulit berprestasi.
    Yang namanya prestasi itu tidak bisa didapatkan seperti membalik kedua telapak tangan. Ia perlu usaha keras agar bisa terwujud. Prestasi bisa diperoleh dalam berbagai bidang. Seorang pelajar ia bisa berprestasi di sekolahnya, seorang mahasiswa ia berprstasi di kampusnya, seorang santri bisa mendapatkan prestasi di pondok pesantrennya, seorang karyawan bisa berprestasi di tempat bekerjanya, seorang pengusaha bisa berprestasi di perusahaan yang dipimpinnya. Masih banyak lapangan atau bidang yang bisa menjadikan seseorang berprestasi. Memiliki sifat malas akan menjadikan seseorang sulit berprestasi. Ia tidak mau melakukan hal yang maksimal dalam usaha meraih prestasi. Pekerjaan atau aktivitasnya tidak bisa dikerjakan secara maksimal.
  3. Bisa membuat orang kecewa kepada kita.
    Ini menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan oleh orang yang malas. Mereka yang malas sangat mungkin bisa membuat orang lain menjadi kecewa. Misalnya saja ketika seorang pengusaha yang mengharapkan para karyawannya bekerja lebih rajin agar perusahaannya bisa berkembang pesat. Akan tetapi, para karyawannya malah bermalas-malasan. Sang pengusaha tentu kecewa dengan sikap karyawannya tersebut.
  4. Tugas dan pekerjaan tidak akan selesai.
    Orang yang malas biasanya gemar menunda-nunda. Termasuk diantaranya yakni menunda tugas atau pekerjaannya. Akibat dari malas ini akhirnya segala tugas dan pekerjaan yang dibebankan kepada dirinya tidak akan selesai.

Sebetulnya masih banyak akibat buruk dari kemalasan ini. Intinya malas ini akan sangat merugikan bagi diri kita sendiri dan juga orang lain. Sudah sepantasnya sebagai seorang muslim yang baik untuk menghindari malas tersebut. Lalu, bagaimana cara kita melawan sifat malas ini. Usaha-usaha apa yang kiranya efektif untuk mengatasi rasa malas yang begitu mengganggu tersebut. Ada beberapa hal yang bisa kita lakukan untuk mengatasi rasa malas tersebut, diantaranya:
a. Menanamkan pada diri sendiri untuk tidak malas.
Pada diri kita masing-masing kita memiliki semangat yang kuat. Sebuah semangat untuk melawan kemalasan. Kita tidak ingin menjadi orang yang malas dalam hidup ini. Baik itu malas dalam bekerja, beribadah, dan beramal yang lainnya.
b. Ubahlah cara berpikir kita mengenai malas ini.
Kalau kita masih berpikir bahwasannya malas itu adalah sesuatu yang biasa saja maka akan sulit terhindar dari rasa malas tersebut. Kita mesti mengubah pandangan keliru tersebut. Malas bukannya hal yang biasa tetapi malas akan sangat merugikan diri kita. Ketika pola pikir kita sudah tepat dalam melihat masalah malas ini maka kita bisa mudah mengatasi malas.
c. Meminta nasihat orang lain.
Bagaimana pun kita perlu menerima nasihat dari orang lain. Supaya kita mendapatkan semangat baru untuk bisa terjauhkan dari rasa malas tersebut. Kita bisa minta nasihat itu dari orang tua, atau tokoh agama seperti para kyai atau ustadz, dan siapa saja.

Doa berlindung dari malas

Itulah beberapa upaya mengenai cara mengatasi malas. Satu hal yang tidak boleh ditinggalkan ialah kita memohon pertolongan kepada Allah subhanahu wa ta’ala. Kita manusia makhluk yang lemah. Tidak punya daya dan upaya melainkan dari pertolongan-Nya. Kita perlu membaca doa berlindung dari malas. Bahkan tidak hanya sekali atau dua kali kita membacanya. Perlu dibaca berulang kali. Mengenai lafadz doanya yakni:

Bacaan Doa Berlindung Dari Malas Latin dan Artinya

Latinnya :
ALLAHUMMA INNI A’UDZU BIKA MINAL ‘AJZI, WAL KASALI, WAL JUBNI, WAL HARAMI, WAL BUKHLI, WA A’UDZU BIKA MIN ‘ADZABIL QOBRI WA MIN FITNATIL MAHYAA WAL MAMAATI.
Artinya :
” Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kelemahan, rasa malas, rasa takut, kejelekan di waktu tua, dan sifat kikir. Dan aku juga berlindung kepada-Mu dari siksa kubur serta bencana kehidupan dan kematian.”

Kita mohon kepada Allah subhanahu wa ta’ala agar dilindungi dari rasa malas. Dengan kita mengetahui doanya maka tinggal kita membacanya. Lalu kita bisa sempatkan untuk menghafalkannya dengan baik. Banyak sekali waktu-waktu yang amat bagus untuk kita gunakan berdoa. Misalnya saja saat sesudah selesai melaksanakan shalat wajib yang lima waktu. Kita langsung baca doa tersebut. Atau bisa juga menggunakan waktu-waktu yang lainnya. Intinya, sangat penting untuk kita membaca doa berlindung dari malas latin dan artinya di atas. Harapan kami artikel ini memberikan manfaat bagi sobat ngaji semuanya. Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakaatuh.