Doa Bercermin Untuk Anak Atau Dewasa Lengkap Latin serta Artinya

Assalaamu’alaikum warahmatullahi wabarakaatuh. Dalam keseharian kita, ada beberapa aktivitas yang tergolong rutin dilakukan tiap hari. Baik itu seorang yang masih anak-anak, remaja, dewasa, bahkan orang yang sudah tua usianya. Diantara aktivitas itu adalah makan, minum, mandi, gosok gigi, masuk ke WC, bercermin, memakai pakaian, belanja, jalan kaki, menyisir rambut, dan tidur di waktu malam. Barangkali masih ada yang belum saya sebutkan di sini. Tetapi rata-rata manusia di muka bumi ini melakukan aktivitas seperti itu.

Pada kesempatan kali ini saya tidak akan membahas semuanya. Yang akan kita bahas hanyalah tentang bercermin saja. Setiap kita tentu sudah tak asing lagi dengan benda yang bernama cermin. Dalam bahasa inggris disebut mirror. Benda ini adalah alat untuk melihat bayangan sebuah benda. Memang kehidupan masyarakat di zaman modern ini sangat erat kaitannya dengan teknologi yang canggih. Namun, secanggih-canggihnya teknologi tetap saja menggunakan bahan dari alam. Dahulu kala, bentuk cermin tidaklah sebagaimana yang kita temui saat ini. Kecil, mungil, menarik, dan mudah dibawa kemana-mana. Awalnya cermin dibuat dari batu yang mengkilat. Tentu hal itu tidaklah sepraktis cermin yang kita temui sekarang. Itu merupakan sejarah di zaman dahulu kala.

Kalau kita mau melihat penggunaan cermin saat ini, tentu tak bisa menghitung berapa banyak orang yang memakainya. Di saat kita pergi ke kantor dengan naik mobil, kita secara tidak sadar telah menggunakan cermin. Lihat saja kaca spion di mobil kita. Itu adalah cermin cembung. Kaca spion sepeda motor juga demikian. Tatkala kita mau berbelanja di supermarket atau toko swalayan, kita menemukan banyak cermin yang dipasang di dinding. Sebagai penunjang keamanan toko fungsinya. Meskipun sekarang sudah banyak yang menggunakan kamera CCTV. Kepanjangan dari CCTV itu ialah Closed Circuit Television. Kalau diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia maka artinya televisi sirkuit tertutup. Iya ini bisa sebagai tambahan pengetahuan saja bagi teman-teman. Saat pergi ke masjid untuk shalat berjamaah atau pengajian. Di sana sering kita temui cermin. Terutama di lokasi yang dekat dengan tempat wudhu.

Termasuk ketika kita di rumah. Di hampir seluruh rumah kita dapati barang berupa cermin ini. Tatkala habis mandi dan berpakaian, kita biasanya berdiri di depan cermin. Untuk melihat penampilan kita yang bayangannya ada pada cermin tersebut. Kala wajah kita mungkin muncul jerawatnya, kita langsung memeriksa wajah kita dengan cermin. Tatkala menyisir rambut kita agar kelihatan rapi, kita mesti berada di depan cermin. Pun demikian para wanita yang sedang berhias. Pasti sangat memerlukan cermin untuk berhias sendiri. Bila tak menggunakan cermin maka bisa jadi salah bila memoleskan lipstik atau bedak. Terkecuali ada orang lain yang membantunya.

Kita bisa bayangkan jika kita berada di depan cermin. Saat itu kita senang dan gembira melihat begitu indahnya penampilan kita. Wajah yang ganteng bagi laki-laki dan cantik bagi wanita. Demikian juga postur tubuh yang ideal dan semampai. Sungguh senang diri kita melihat penampilan diri saat di depan cermin. Tetapi, kita mesti harus ingat bahwa semuanya itu adalah karunia dan pemberian dari Allah Subahanahu wa ta’ala. Sekali-kali tidak boleh kita melupakan hal ini. Kita mesti mensyukuri nikmat Allah tersebut. Salah satu cara mensyukurinya yakni dengan kita membaca doa bercermin selalu. Tentang lafazhnya yakni:
yang pertama :

doa bercermin untuk anak atau dewasa

Latinnya :
ALHAMDULILLAAHI KAMAA HASSANTA KHALQII FAHASSIN KHULUQII.
Artinya :
“Segala puji bagi Allah, baguskanlah budi pekertiku sebagaimana Engkau telah membaguskan rupa wajahku.”

atau bisa juga membaca yang kedua :

doa bercermin

Latinnya :
ALLAHUMMA KAMAA HASSANTA KHALQII FAHASSIN KHULUQII.
Artinya :
” Ya Allah sebagaimana Engkau telah ciptakan aku dengan baik, maka perbaikilah akhlakku.”

Kita bisa memakai salah satu doa di atas. Bila mana tidak hafal maka kita bisa mulai menghafalkannya. Penting juga untuk memahami arti atau makna doanya. Sehingga kita akan lebih khusyuk tatkala mengucapkannya nanti. Bentuk cara mensyukuri lainnya selain membaca doa tersebut yaitu dengan menggunakan badan dan penampilan kita ini beribadah kepada Allah subhanahu wa ta’ala. Misalnya saja selalu mengerjakan shalat wajib lima waktu dan menjalankan puasa wajib di bulan ramadhan. Atau banyak sekali ibadah wajib atau sunah lainnya yang bisa dikerjakan. Semoga ulasan singkat ini memberi faedah berharga bagi seluruh pembaca sekalian. Wassalaamu’alaikum warahmatullahi wabarakaatuh.