Doa Sesudah Shalat Wajib Dilengkapi Arab Latin dan Artinya

Assalaamualaikum warahmatullahi wabarakaatuh. Sobat ngaji, hari ini kita akan mengulas mengenai doa sesudah shalat wajib dilengkapi arab latin dan artinya. Sebelumnya, saya mau menyapa dulu. Bagaimana kabar sobat ngaji semua hari ini? Semoga semua dalam keadaan sehat dan selalu bahagia hatinya. Itulah nikmat yang luar biasa besar dan sepatutnya kita selalu mensyukurinya. Kesempatan yang baik ini kita akan manfaatkan untuk menambah ilmu yang bermanfaat. Hadirnya ilmu yang bermanfaat tersebut akan menjadikan diri kita menjadi orang yang bermanfaat pula. Setidaknya bermanfaat bagi diri sendiri, keluarga dan orang-orang yang paling dekat dengan kita.

Kebaikan dari ilmu agama sangatlah luar biasa besarnya. Ia tidak hanya dirasakan saat kita hidup di dunia ini saja. Akan tetapi dari dunia sampai akhirat kelak kita akan menikmati manfaat dari ilmu yang dipraktekkan atau diamalkan tersebut. Setiap praktek ibadah ada ilmunya. Dari ilmu tersebut kita bisa tahu tata cara ibadah. Baik itu berupa gerakan dan juga bacaannya. Ibadah yang sangat sering kita kerjakan salah satunya yakni melaksanakan ibadah shalat wajib lima waktu. Begitu seringnya kita mengerjakan shalat maka perlu sekali kita lakukan dengan sebaik-baiknya.

Kali ini kita tidak membahas mengenai bacaan dan gerakan shalat. Namun, kita akan mempelajari doa sesudah shalat wajib dilengkapi latin dan artinya. Mengapa ini perlu diangkat dalam pembahasan? Kita tiap hari mengerjakan shalat wajib lima kali. Di waktu setelah menjalankan shalat tersebut, tepatnya kita baru selesai dari mengucapkan salam, ternyata sesudah shalat merupakan waktu yang sangat bagus untuk berdoa. Saat itu termasuk bagian dari waktu yang doa seseorang akan dikabulkan oleh Allah subhanahu wa ta’ala.

Kesempatan kita untuk bisa memanfaatkan waktu tersebut hanya ada lima kali dalam dua puluh empat jam. Maka sangatlah rugi kalau kesempatan tersebut tidak dimanfaatkan dengan baik. Terdapat beberapa bacaan doa setelah shalat yang bisa kita amalkan. Di dalam rangkaian bacaan tersebut juga ada bacaan dzikir dan ayat-ayat Al-Quran. Untuk lebih jelasnya, mari kita simak secara langsung berikut ini.

doa sesudah shalat wajib


Pertama, kita membaca istighfar sebanyak tiga kali. Diantara bacaan istighfar tersebut yakni:

istighfar

Latinnya:
ASTAGHFIRULLAAHAL AZHIIM.
yang artinya :
Aku mohon ampun kepada Allah yang Maha Agung.

Kedua, dilanjutkan membaca doa berikut.

doa mohon keselamatan

Latinnya:
ALLAHUMMA ANTAS SALAAM WA MINKAS SALAAM TABAARAKTA YAA DZAL JALAALI WAL IKRAM.
Artinya :
Ya Allah, Engkau pemberi keselamatan, dan dari-Mu keselamatan, Maha Suci Engkau, wahai Tuhan Yang Pemilik Keagungan dan Kemuliaan.

Ketiga, setelah itu kita kemudian membaca ayat kursi, Surat Al-Falaq, Surat An-Nas, dan Surat Al-Ikhlas. Sebelumnya jangan lupa sobat ngaji untuk membaca ta’awudz terlebih dahulu.

taawudz

Latinnya:
A’UUDZU BILLAAHI MINASY SYAYTHAA NIR RAJIIM.
yang artinya :
aku berlindung kepada Allah dari setan yang terkutuk.

Bacaan ayat kursi atau Surat Al-Baqarah ayat 255.

ayat kursi

Latinnya:
ALLAAHULAA ILAAHA ILLAA HUWAL HAYYUL QAYYUUM, LAA TAKHUDZUHUU SINATUW WALAA NAUM, LAHUU MAA FISSAMAAWAATI WAMAAFIL ARDH. MANGDZAL LADZII YASYFA’U INDAHUU ILLAA BI IDZNIH, YA’LAMU MAA BAINA AYDIIHIM WAMAA KHALFAHUM, WALAA YUHIITHUUNA BISYAI’IM MIN ILMIHII ILLAA BIMAA SYAA, WASI’A KURSIYYUHUS SAMAAWAATI WAL ARDHA WALAA YA UUDUHUU HIFZHUHUMAA WAHUWAL ALIYYUL AZHIIM.
Artinya:
Allah, tidak ada tuhan selain Dia. Yang Maha Hidup, Yang terus menerus mengurus (makhluk-Nya), tidak mengantuk dan tidak tidur. Milik-Nya apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi. Tidak ada yang dapat memberi syafaat di sisi-Nya tanpa izin-Nya. Dia mengetahui apa yang di hadapan mereka dan apa yang di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui sesuatu apa pun tentang ilmu-Nya melainkan apa yang Dia kehendaki. Kursi-Nya meliputi langit dan bumi. Dan Dia tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Dia Maha Tinggi, Maha Besar.

Surat Al-Falaq:

surat al-falaq

Latinnya :

  1. QUL A’UUDZU BI RABBIL FALAQ.
  2. MIN SYARRI MAA KHALAQ.
  3. WA MIN SYARRI GHAASIQIN IDZAA WAQAB.
  4. WA MIN SYARRINNAFFAA TSAATI FIIL ’UQAD.
  5. WA MIN SYARRI HAASIDIN IDZAA HASAD.

Artinya:

  1. Katakanlah: “Aku berlindung kepada Tuhan yang menguasai subuh,
  2. dari kejahatan makhluk-Nya,
  3. dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita,
  4. dan dari kejahatan wanita-wanita tukang sihir yang menghembus pada buhul-buhul.
  5. dan dari kejahatan pendengki bila ia dengki.”

Surat An-Nas:

surat an-naas

Latinnya :

  1. QUL A’UUDZU BIRABBIN NAAS.
  2. MAALIKIN NAAS.
  3. ILAAHIN NAAS.
  4. MIN SYARRIL WAS WAASIL KHANNAAS.
  5. ALLADZII YUWAS WISU FII SHUDUURIN NAASI.
  6. MINAL JINNATI WAN NAAS.

Artinya:

  1. Katakanlah, “Aku berlindung kepada Tuhannya manusia,
  2. Raja manusia,
  3. sembahan manusia,
  4. dari kejahatan (bisikan) setan yang bersembunyi,
  5. yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia,
  6. dari (golongan) jin dan manusia.”

Surat Al-Ikhlas:

surat al-ikhlas

Latinnya :

  1. QUL HUWA ALLAAHU AHAD.
  2. ALLAAHUSH-SHAMAD.
  3. LAM YALID WALAM YUULAD.
  4. WA LAM YAKULLAHU KUFUWAN AHAD.

Artinya :

  1. Katakanlah: “Dia-lah Allah, yang Maha Esa.
  2. Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu.
  3. Dia tiada beranak dan tidak pula diperanakkan,
  4. dan tidak ada seorangpun yang setara dengan Dia.”

Keempat, kita membaca dzikir berikut ini.

dzikir sesudah shalat

Latinnya:
LAA ILAHA ILLALLAHU WAHDAHU LAA SYARIKA LAH. LAHUL MULKU WA LAHUL HAMDU WA HUWA ‘ALAA KULLI SYAI IN QADIIR. LAA HAWLA WA LAA QUWWATA ILLA BILLAH. LAA ILAAHA ILLALLAH. WA LAA NA’BUDU ILLA IYYAH. LAHUN NI’MAH. WA LAHUL FADHLU WA LAHUTS TSANAAUL HASAN. LAA ILAAHA ILLALLAH MUKHLISHIINA LAHUD DIINA WA LAW KARIHAL KAAFIRUUN.
Artinya :
Tiada Tuhan kecuali Allah, Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagiNya. Bagi-Nya kerajaan dan pujaan. Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu. Tidak ada daya dan kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah. Tiada Tuhan kecuali Allah. Kami tidak menyembah kecuali kepadaNya. Bagi-Nya nikmat, anugerah dan pujaan yang baik. Tiada Tuhan kecuali Allah, dengan memurnikan ibadah kepada-Nya, sekalipun orang-orang kafir sama benci.

Kemudian membaca tasbih, tahmid, dan takbir yang masing-masing berjumlah tiga puluh tiga kali.

tasbih

Latinnya:
SUBHANALLAH 33 x
Artinya :
Maha suci Allah

tahmid

Latinnya:
ALHAMDULILLAH 33 x
Artinya :
Segala puji bagi Allah

takbir

Latinnya:
ALLAHU AKBAR 33 x
Artinya :
Allah Maha Besar

Dilanjutkan dengan bacaan dzikir:

dzikir

Latinnya:
LAA ILAHA ILLALLAHU WAHDAHU LAA SYARIKA LAH. LAHUL MULKU WA LAHUL HAMDU WA HUWA ‘ALAA KULLI SYAI IN QADIIR.
Artinya:
Tiada Tuhan kecuali Allah, Yang Maha Esa, tidak ada sekutu bagiNya. Bagi-Nya kerajaan dan pujaan. Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu.

Kelima, sesudah itu kita membaca pujian kepada Allah subhanahu wa ta’ala.

pujian kepada Allah

Latinnya :
BISMILLAA HIRRAHMAA NIRRAHIIM. ALHAMDU LILLAAHI RABBIL’AALAMIIN. HAMDAN YUWAA FII NI’AMAHU WA YUKAAFI U MAZIIDAH. YAA RABBANAA LAKAL HAMDU KAMAA YANBAGHII LI JALAALI WAJHIKA WA ‘AZHIIMI SULTHAANIK.
Artinya:
Dengan menyebut nama Allah yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. Segala puji bagi Allah, Tuhan semesta alam. Pujian yang sebanding dengan nikmat-nikmatNya dan menjamin tambahannya. Wahai Tuhan kami, bagi-Mu-lah segala puji, dan bagi-Mu-lah segalah syukur, sebagaimana layak bagi keluhuran zat-Mu dan keagungan kekuasaan-Mu.

Keenam, kita membaca shalawat kepada baginda Nabi Muhammad shalallahu ‘alaihi wa sallam.

shalawat

Latinnya :
ALLAHUMMA SHALLI ‘ALAA MUHAMMADIN WA ‘ALAA ‘AALI MUHAMMAD.
Artinya:
Ya Allah, limpahkan kesejahteraan kepada Muhammad dan keluarga Muhammad .

Ketujuh, membaca berbagai doa. Mengenai lafadz doa sesudah shalat dilengkapi arab latin dan artinya yang akan dibaca. Ada banyak sekali doa-doa yang bisa dipilih. Bahkan, kita pun diperbolehkan membaca doa secara bebas dengan bahasa kita sendiri. Apa yang kita mohonkan dalam doa tersebut sesuai dengan keinginan. Berikut ini ada beberapa contoh doa yang bisa kita baca.

doa

Latinnya:
ALLAAHUMMA LAA MAANI’A LIMA A’THAITA, WA LAA MU’THIYA LIMA MANA’TA, WA LAA YANFA’U DZAL JADDI MINKAL JADDU.
Artinya:
Ya Allah tidak ada yang dapat menghalangi terhadap apa yang Engkau beri, tidak ada yang dapat memberi terhadap orang yang Engkau halangi, dan tanpa izin-Mu pemilik manfaat tidak dapat memberikan manfaat.

Kemudian doa memohon ketaqwaan

doa mohon taqwa

Latinnya:
ALLAAHUMMA INNII AS-ALUKAL HUDAA WAT TUQAA WAL ‘AFAAFA WAL GHINAA.
Artinya:
Ya Allah, aku memohon kepada-Mu petunjuk, ketaqwaan, keterjagaan, dan kekayaan.

Doa agar hati cenderung kepada ketaatan

doa agar hati cenderung ke taat

Latinnya:
ALLAHUMMA MUSHARRIFAL QULUUBI SHARRIF QULUUBANAA ‘ALA THA’ATIKA
Artinya:
Ya Allah, Dzat yang mengarahkan hati, arahkanlah hati kami kepada ketaatan beribadah kepada-Mu.

Doa agar dimudahkan bersyukur

doa agar mudah bersyukur

Latinnya:
ALLAHUMMA A’INNII ‘ALA DZIKRIKA WA SYUKRIKA WA HUSNI ‘IBAADATIKA.
Artinya :
Ya Allah, tolonglah kami untuk menjadi hamba yang selalu ingat kepada-Mu, bersyukur kepada-Mu, serta beribadah dengan baik kepada-Mu.

Doa kepada orang tua

doa untuk orang tua

Latinnya :
ALLAAHUMMAGHFIRLII WALI WAALIDAYYA WARHAM HUMMA KAMAA RABBAYAANII SHAGHIIRAA.
Artinya:
” Wahai Tuhanku, ampunilah aku dan kedua orang tuaku (Ibu dan Bapakku), sayangilah mereka seperti mereka menyayangiku diwaktu kecil “.

Doa mohon kebahagiaan dan keselamatan

doa mohon kebahagiaan

Latinnya:
RABBANAA AATINAA FIDDUN YAA HASANAH, WA FIL AAKHIRATI HASANAH, WAQINAA ‘ADZAA BAN NAAR.
Artinya :
Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan hidup di dunia dan kebaikan hidup di akhirat, dan lindungilah kami dari azab neraka.

Kedelapan, sebelum kita akhiri membaca doa. Kita membaca dulu penutupnya.

bacaan penutup doa

Latinnya:
SUBHAANA RABBIKA RABBIL IZZATI AMMAA YASHIFUUN. WA SALAAMUN ‘ALAL MURSALIIN. WAL HAMDULILLAAHI RABBIL ‘AALAMIIN.
Artinya :
Mahasuci Tuhanmu, Tuhan Yang Mahaperkasa dari sifat yang mereka katakan. Dan selamat sejahtera bagi para rasul. Dan segala puji bagi Allah Tuhan seluruh alam.

Demikianlah lafadz doa setelah shalat wajib dan juga rangkaian bacaan lainnya. Menjadi sebuah hal yang amat penting untuk kita mengetahui lalu memahami bacaan di atas. Tentu saja, semua ini untuk bisa diamalkan dengan baik. Waktu-waktu kita sesudah selesai dari melaksanakan kewajiban shalat wajib lima waktu kita isi dengan berdoa. Sebuah kesempatan yang bagus untuk berdoa sudah selayaknya tidak dilewatkan begitu saja. Semoga apa yang kami tulis ini menambah manfaat bagi sobat ngaji semuanya. Wassalaamualaikum warahmatullahi wabarakaatuh.

Doa Bacaan Ruku dan Sujud Lengkap Latin serta Artinya

Doa Bacaan ruku dan sujud yang lengkap dengan artinya sangatlah penting untuk kita ketahui. Sobat ngaji semua bisa hitung sendiri berapa kali kita membacanya setiap tahun. Tapi terlalu jauh kita menghitungnya bila setahun. Setiap bulan coba? Kayaknya juga masih terlalu jauh. Coba dalam setiap hari? Bayangkan saja kita ini menjalankan shalat wajib lima waktu tiap hari. Ini belum kalau sobat menambah dengan shalat-shalat sunah yang lain. Padahal, shalat sunah itu ada banyak sekali macamnya.

Untuk shalat wajib atau fardhu ‘ain ini jumlah rakaatnya dalam sehari semalam ada 17. Pada tiap rakaat pasti ada satu ruku dan dua kali sujud. Nah, dalam setiap hari saja kalau kita mau menghitungnya maka akan ketemu berkali-kali kita melakukan ruku dan sujud tersebut. Ada 17 kali melakukan ruku dan 34 kali kita melakukan sujud. Ini belum kalau sobat semua menambah dengan mengerjakan shalat-shalat sunah. Itu baru dalam sehari semalam, lho. Apalagi dalam sebulan atau setahun. Menjadi sangat banyak jumlahnya kita mengerjakan ruku serta sujud ini.

Dengan begitu, kita mesti tahu bacaanya. Sebuah ibadah yang dikerjakan berulang kali dalam sehari semalam seperti ruku dan sujud dalam shalat ini menjadi hal yang sangat penting. Amat penting untuk kita mengetahui salah satunya mengenai bacaannya. Menambah ilmu agama Islam adalah satu kewajiban yang gak boleh ditinggalkan selama kita hidup di dunia ini. Amat rugi kalau kita meninggalkan aktivitas menuntut ilmu agama. Ilmu menjadi penerang jiwa. Jalan untuk meraih kebahagiaan di dunia dan akhirat. Maka, luangkan waktu untuk tetap belajar agama. Dalam kesempatan yang baik ini kami akan membahas tentang bacaan ruku dan sujud seperti berikut ini. Hendaknya kita membaca dengan benar.

MACAM-MACAM DOA BACAAN RUKU DALAM SHALAT

BACAAN RUKU’ PERTAMA

doa ruku


Latinnya :
SUBHAANAKALLAHUMMA RABBANAA WA BIHAMDIKA ALLAHUMMAGH FIRLII.
Artinya :
” Maha Suci Engkau, ya Allah! Tuhanku, dan dengan pujiMu. Ya Allah! Ampunilah dosaku.”
Dibaca satu kali. Bacaan ini juga bisa dipakai untuk doa saat sujud.

BACAAN RUKU’ YANG KEDUA

bacaan ruku

Latinnya :
SUBHAANADZIL JABARUUTI WAL MALAKUUTI WAL KIB RIYAA I WAL ‘AZHAMAH.
Artinya:
“Maha Suci (Allah) Yang memiliki Keperkasaan, Kerajaan, Kebesaran dan Keagungan”
Bacaan ini juga bisa dipakai untuk doa saat sujud.

BACAAN RUKU’ KETIGA

bacaan ruku

Latinnya :
SUBHAANA RABBIYAL ‘AZHIIM 3 x
Artinya :
“Maha Suci Tuhanku yang Maha Agung”.
Dibaca tiga kali. Bersumber dari hadits riwayat Imam Ahmad.

BACAAN RUKU’ KEEMPAT

bacaan ruku

Latinnya :
SUBBUUHUN QUDDUUS, RABBUL MALAA-IKATI WAR RUUH.
Artinya:
“Mahasuci, Maha Qudus, Rabbnya para malaikat dan ruh -yaitu Jibril-.”
Bacaan ini juga bisa dipakai untuk doa saat sujud.

atau
BACAAN RUKU’ KELIMA

bacaan ruku

Latinnya :
SUBHAANA RABBIYAL ‘ADZIIMI WA BIHAMDIH. 3 x
Artinya :
“Maha Suci Tuhanku Yang Maha Agung dan pujian untuk-Nya”.
Dibaca sampai tiga kali. Sumbernya hadis riwayat Abu Dawud.

BACAAN RUKU’ YANG KEENAM

bacaan ruku

Latinnya :
ALLAHUMMA LAKA RAKA’ATU, WA BIKA AMANTU, WA LAKA ASLAMTU, KHASYA’ULAKA SAM’II WA BASHARII WA ‘AZHMII WA ‘ASHABII WA MASTUQALLA BIHI QADAMI.
Artinya:
“Ya Allah, untuk-Mu aku ruku’. Kepada-Mu aku beriman, kepada-Mu aku menyerah. Pendengaranku, penglihatanku, otakku, tulangku, sarafku dan apa yang berdiri di atas dua tapak kakiku, telah merunduk dengan khusyuk kepadaMu.”

Silakan sobat semua untuk memilih salah satu dari bacaan di atas. Kita bisa memilih yang panjang atau pun yang pendek. Aneka doa bacaan ruku di atas menjadi tambahan ilmu bagi kita. Memang benar, bahwa tatkala kita suka membaca maka ilmu pun mudah kita peroleh. Selanjutnya, untuk bacaan sujud bisa kita simak berikut ini.

MACAM-MACAM DOA BACAAN SUJUD DALAM SHALAT

BACAAN SUJUD YANG PERTAMA

bacaan sujud dalam shalat

Latinnya :
SUBHAANA RABBIYAL A’LA. 3 x
Artinya :
“Maha Suci Tuhanku, Yang Maha Tinggi”. Dibaca tiga kali.

BACAAN SUJUD YANG KEDUA

bacaan sujud

Latinnya :
SUBHAANA RABBIYAL A’LA WA BIHAMDIH. 3 x
Artinya :
“Maha Suci Tuhanku Yang Maha Agung dan pujian untuk-Nya”.

BACAAN SUJUD YANG KETIGA

bacaan sujud

Latinnya :
ALLAHUMMAGHFIRLII DZANBII KULLAHU DIQQAHU WA JILLAHU WA AWWALAHU WA AAKHIRAHU WA ‘ALAA NIYYATUHU WA SIRRAHU.
Artinya:
“Ya Allah, ampunilah seluruh dosaku yang kecil dan besar, yang telah lewat dan yang akan datang, yang kulakukan dengan terang-terangan dan yang tersembunyi.”

BACAAN SUJUD YANG KEEMPAT

bacaan sujud

Latinnya :
ALLAHUMMA INNII A’UUDZU BIRIDHAAKA MIN SAKHATIKA WA BIMU’AA FAATIKA MIN ‘UQUUBITIKA WA A’UUDZUBIKA MINKA LAA UHSHII TSANAA-AN ‘ALAIKA ANTA KAMAA ATSNAITA ‘ALA NAFSIKA.
Artinya:
” Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepad-aMu dengan keridhaan-Mu (agar selamat) dari kebencian-Mu, dan dengan keselamatan-Mu (agar terhindar) dari siksaan-Mu. Aku tidak membatasi pujian kepada-Mu. Engkau (dengan kebesaran dan keagungan-Mu) adalah sebagaimana pujian-Mu kepada diri-Mu.”

BACAAN SUJUD YANG KELIMA

bacaan sujud

Latinnya :
ALLAHUMMA LAKA SAJADTU WA BIKA AMANTU WA LAKA ASLAMTU SAJADA WAJHIYA LILLADZII KHALAQAHU WA SHAWWARAHU WA SYAQQAHU WA BA SHARAHU TABAARAKALLAHUMMA AHSANUL KHAALIQIIN.
Artinya:
” Ya Allah, untuk-Mu-lah aku bersujud, kepada-Mu-lah aku beriman, kepada-Mu aku menyerahkan diri, wajahku bersujud kepada Tuhan yang menciptakannya, yang membentuk rupanya, yang membelah (memberikan) pendengarannya, penglihatannya, Maha Suci Allah sebaik baik Pencipta.”

Nah, sekarang tinggal kita menghafalkan doa ruku dan sujud ini dalam shalat. Setelah selesai menghafalkan maka tidak ada salahnya jika kita mencoba memahami arti atau terjemahannya. Mengetahui arti atau terjemahannya ini juga amat penting untuk meningkatkan kekhusyukkan di kala membacanya dalam shalat. Bukankah khusyuk ini sangat penting ketika mengerjakan shalat. Kemudian tinggal kita praktekkan bacaan ruku dan sujud dalam shalat yang telah kita pelajari. Pilih semua atau salah satu saja tidak menjadi masalah.

Tentu saja kalau memilih semua tidak lantas semua dibaca dalam setiap kali ruku atau sujud. Caranya dengan bergantian antara macam-macam bacaan tersebut di atas. Tidak lupa untuk kita resapi maknanya. Pelajari juga artinya sehingga memudahkan kita untuk khusyu. Tidak hanya itu, perlu pula mengajarkannya kepada anak-anak di rumah atau siapa saja yang dekat dengan kita. Mereka amat memerlukan pencerahan dari kita. Semoga bermanfaat buat sobat para pembaca sekalian. Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakaatuh.

Inilah Doa Sesudah Wudhu Lengkap Arab Latin dan Artinya

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakaatuh. Berjumpa kembali dengan kami sobat ngaji semuanya. Inilah sobatngaji.com. Sahabat belajar anda semua. Kita mau membahas doa sesudah wudhu lengkap arab latin dan artinya. Insya Allah, hari ini semuanya lagi mendapatkan kesuksesan dalam urusannya. Itulah bagian dari keinginan kita semua. Iya kan, sobat? Kita kali ini akan membahas tentang ibadah dalam kehidupan sehari-hari. Kalau disebut sebagai ibadah sehari-hari maka kita pasti melaksanakan ibadah tersebut setiap harinya. Artinya wajib untuk melakukannya. Boleh kita tidak mengerjakannya dikarenakan ada alasan penting yang dibolehkan oleh agama. Misalnya saja seorang wanita sedang berhalangan datang bulan maka ia tidak boleh menjalankan shalat.

Sobat ngaji muslim tentu sudah tidak asing mendengar rukun Islam. Jumlah rukun Islam itu ada lima. Di waktu saat belajar di Taman kanak-anak dan sekolah dasar sangat sering diulang mengenai apa saja yang termasuk rukun Islam itu. Dari pertama membaca syahadat, mendirikan shalat wajib 5 waktu, ibadah puasa, membayar zakat, dan yang terakhir mengerjakan ibadah haji bagi yang mampu. Lengkaplah itu semua isi dari rukun Islam.

Dahulu bapak dan ibu guru menerangkannya berulang kali. Mengajak para muridnya untuk bisa hafal sampai di luar kepala. Anak-anak diminta untuk menirukan hafalan tentang lima hal yang termasuk rukun Islam itu. Pertama adalah syahadat, yang kedua adalah shalat, yang ketiga ialah puasa, lalu yang keempat adalah mengeluarkan zakat dan yang kelima atau terakhir yakni mengerjakan ibadah haji ke Baitullah.

Saya yakin sobat ngaji semua pun masih ingat ketika dulu diajari tentang apa saja yang termasuk rukun Islam itu. Menyenangkan sekali belajar di kala masih kecil itu ya. Masa-masa indah yang tidak mudah untuk terlewatkan begitu saja. Kita pun ingat bagaimana kasih sayang orang tua kepada kita. Menyiapkan sarapan pagi, pakaian untuk seragam sekolah, mengantar sampai ke tempat belajar, bahkan ada yang menunggui sampai waktu pulang sekolah.

Pada kali ini saya akan membahas tentang rukun Islam yang kedua yaitu mendirikan shalat. Dalam hal ini adalah shalat wajib lima waktu yang terdiri dari shalat subuh, shalat dhuhur, shalat asar, shalat maghrib, dan shalat isya. Lima waktu itu harus dilaksanakan tanpa terkecuali. Khusus untuk laki-laki sangat dianjurkan untuk dikerjakan di masjid dan dilaksanakan secara berjamaah. Sebab shalat yang dilakukan secara berjamaah itu akan dilipatgandakan pahalanya. Shalat disebut berjamaah bila minimal ada seorang imam dan seorang makmum. Jadi setidaknya ada dua orang. Ada shalat lain selain yang wajib itu. Shalat tersebut dinamakan shalat sunah. Ada shalat tahajud, witir, dhuha, dan lain-lain.

Sebelum seseorang menjalankan shalat maka kita berwudhu terlebih dahulu. Barulah bersiap untuk shalat dengan menghadap ke arah kiblat. Dalam ibadah shalat pun ada berbagai gerakan dan juga bacaan. Demikian pula dengan wudhu. Dalam ibadah ini juga ada gerakan serta bacaan doa yang perlu sekali kita pelajari. Sebelum kita melakukan wudhu maka perlu kita siapkan atau mencari air yang bersih. Sebab dalam wudhu perlu air. Akan lebih baik lagi bila air tersebut mengalir. Jika tidak pun tetap tak masalah. Dari sini kita akan lebih menghargai tentang air. Ternyata air itu sangatlah penting sekali dalam kehidupan. Untuk beribadah sehari-hari kita membutuhkan air. Sehingga kita pun mesti berhemat dalam menggunakannya. Tatkala kita menggunakan air untuk kebutuhan sehari-hari perlu untuk hemat. Termasuk juga dalam berwudhu pun begitu.

Pada kesempatan kali ini kami tidak akan membahas tentang tata cara wudhu secara detail. Namun secara garis besar saja tentang cara wudhu itu. Hal ini berdasarkan Surat Al-Maidah ayat 6 yang artinya:” Wahai orang-orang yang beriman! Apabila kamu hendak melaksanakan salat, maka basuhlah wajahmu dan tanganmu sampai ke siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kedua kakimu sampai ke kedua mata kaki. Jika kamu junub, maka mandilah. Dan jika kamu sakit atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air (kakus) atau menyentuh perempuan, maka jika kamu tidak memperoleh air, maka bertayamumlah dengan debu yang baik (suci); usaplah wajahmu dan tanganmu dengan (debu) itu. Allah tidak ingin menyulitkan kamu, tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmat-Nya bagimu, agar kamu bersyukur”.

Doa sesudah wudhu

Kemudian, kita pun mesti mengerti bacaan yang ada di dalam wudhu. Kita harusnya membaca doa sesudah wudhu dengan khusyuk dan lancar. Mengenai bacaanya adalah sebagai berikut.

Inilah Doa Sesudah Wudhu Lengkap Arab Latin dan Artinya
doa setelah wudhu

Latinnya :
ASYHADU ALLA ILAHA ILLALLAAHU WAHDAHULAA SYARIIKALAHU WA ASYHADU ANNA MUHAMMADAN ‘ABDUHU WA RASUULUH.
Yang artinya :
Aku bersaksi, bahwa tiada Tuhan yang haq kecuali Allah, Yang Maha Esa dan tiada sekutu bagiNya. Aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusanNya.

Doa ini sangat mudah untuk dihafalkan. Siapa saja kami yakin tidak mengalami kesulitan yang cukup berarti dalam menghafalkannya. Bacaanya lebih pendek dibanding doa shalat istikharah misalnya. Kalau dibandingkan dengan lafadz bacaan doa sujud tilawah maka panjangnya hampir sama. Sobat ngaji semua, setelah kita hafal dengan bacaan doa di atas maka tinggal kita praktekkan atau amalkan dalam kehidupan sehari-hari. Bila mana kita hendak shalat lima kali dalam sehari maka kita pun melakukan wudhu sampai lima kali. Selama lima kali pula kita membaca doa tersebut. Ketika akan mengerjakan shalat sunah pun tetap wajib untuk wudhu terlebih dahulu. Bahkan kita pun boleh berwudhu tanpa harus menunggu saat akan melaksanakan shalat. Sampai di sini semoga kita bisa mengamalkannya dan artikel ini memberi manfaat kepada para pembaca semuanya. Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakaatuh.

Inilah Bacaan Doa I’tidal Dalam Shalat Lengkap Arab Latin Dan Artinya

Assalaamu’alaikum warahmatullahi wabarakaatuh. Ibadah shalat merupakan sebuah kewajiban yang dilakukan oleh setiap kaum muslimin. Ia bagian dari rukun Islam yang jumlahnya lima itu. Bahkan shalat adalah rukun Islam yang kedua setelah yang pertama mengucap dua kalimat syahadat. Setiap hari semalam selama dua puluh empat jam ada kewajiban untuk menjalankan shalat. Selama hidup kita tidak boleh sampai pernah absen sama sekali. Tetapi, memang mulai diwajibkannya bagi setiap muslim ini saat anak-anak usianya sudah menginjak masa baligh atau kurang lebihnya sudah berumur 10 tahun. Sedari masa usia itu maka sudah harus rutin untuk menjalankannya. Maka pengenalan ibadah shalat ini dimulai sejak anak-anak baru berusia tujuh tahun kurang lebihnya. Para orang tua pun hendaknya mendorong putra putrinya untuk rajin melakukannya. Sebab salah satu yang bisa menjadikan seorang anak menjadi rajin untuk mengerjakan shalat ini ialah didikan dari kedua orang tuanya.

Langkah yang bisa diambil ialah pertama kedua orang tua baik ayah dan ibu hendaknya mengingatkan dan menyuruh putra putrinya untuk mengerjakannya. Tidak hanya menyuruh saja langsung dibiarkan begitu saja. Kemudian setelah itu orang tua juga mesti mengontrolnya. Mengingatkannya bila masih lupa atau belum melaksanakannya. Tak lupa orang tua harus memberi keteladanan. Sekedar nasihat saja kurang kuat. Harus pula didukung dengan keteladanan juga. Bahkan keteladanan atau memberi contoh ini sangatlah efektif. Orang tua mesti rajin melaksanakan ibadah shalat lima waktu ini.

Mengerjakan ibadah shalat perlu mengetahui gerakan dan juga bacaan. Keduanya baik gerakan maupun bacaan sama pentingnya. Tidak bisa dipisahkan satu sama lain. Kita perlu mempelajari dengan baik tentang gerakan maupun bacaan di dalam shalat itu. Gerakan shalat diawali dari berdiri. kemudian ruku’, bangkit dari ruku’ atau i’tidal, sujud, duduk diantara dua sujud, serta duduk tasyahud akhir, sampai akhirnya salam. Masing-masing ada panduan untuk melakukannya. Kemudian untuk bacaan diawali dengan membaca takbiratul ihram, doa iftitah, surat Al-Fatihah, Surat dalam Al-Quran, bacaan saat ruku’, bacaan sujud, bacaan i’tidal, bacaan doa diantara dua sujud, doa tasyahud, dan salam. Itu semua juga mesti dibaca dengan baik. Bahkan perlu pula memahami arti atau maknyanya sehingga akan meningkat kekhusyu’an saat shalat dikerjakan.

Di dalam shalat berbagai bacaannya mesti harus bisa dihafalkan. Ini penting sekali untuk diajarkan juga sejak dini. Sehingga pada saat dewasa nanti tinggal mengamalkan saja. Tak perlu belajar menghafal kembali saat usia telah senja. Akan tetapi, sebetulnya yang namanya belajar itu tidak ada batasan waktunya. Selama hayat masih dikandung badan atau kita masih hidup di dunia ini tetap saja kita bisa dan wajib untuk belajar. Terkhusus untuk mempelajari bacaan di dalam shalat. Salah satu bacaan yang perlu dipelajari diantaranya ialah bacaan doa i’tidal yang kita baca dalam posisi berdiri tepatnya ketika bangun dari ruku’. Ada berbagai macam doanya. Kita bisa simak beberapa diantaranya berikut ini :
BACAAN I’TIDAL YANG PERTAMA

Inilah Beberapa Macam Bacaan Doa I'tidal Dalam Shalat

Latinnya :
RABBANAA LAKAL HAMDU.
Artinya :
“Ya Tuhan kami, bagi-Mu segala puji.”

BACAAN I’TIDAL YANG KEDUA

Bacaan Doa I'tidal Dalam Shalat

Latinnya :
RABBANAA WA LAKAL HAMDU
Artinya :
“Wahai Tuhan kami, dan bagi-Mu lah segala pujian.”

BACAAN I’TIDAL YANG KETIGA

Bacaan Doa I'tidal Dalam Shalat

Latinnya :
ALLAAHUMMA RABBANAA LAKAL HAMDU.
Artinya :
” Ya Allah, Tuhan kami, bagi-Mu segala puji.”

BACAAN I’TIDAL YANG KEEMPAT

Bacaan Doa I'tidal Dalam Shalat

Latinnya :
ALLAAHUMMA RABBANAA WA LAKAL HAMDU.
Artinya :
“Ya Allah, ya Tuhan kami, dan bagi-Mu segala puji.”

BACAAN I’TIDAL YANG KELIMA

Doa I'tidal Dalam Shalat

Latinnya :
RABBANAA WA LAKAL HAMDU HAMDAN KATSIIRAN TAYYIBAN MUBAARAKAN FIIH.
Artinya :
” Ya Tuhan kami, dan bagi-Mu segala puji, dengan pujian yang banyak, yang baik, yang ada barakah di dalamnya.”

BACAAN I’TIDAL YANG KEENAM

Bacaan Doa I'tidal Dalam Shalat

Latinnya :
ALLAAHUMMA RABBANAA LAKAL HAMDU, MIL-US SAMAAWAATI, WA MIL-UL ARDLI, WA MIL-U MAA SYI’TA MIN SYAI-IN BA’DU.
Artinya :
” Ya Allah, ya Tuhan kami, bagi-Mu segala puji, sepenuh langit, sepenuh bumi, sepenuh apapun yang Engkau kehendaki setelah itu.”

BACAAN I’TIDAL YANG KETUJUH

Bacaan Doa I'tidal Dalam Shalat

Latinnya :
RABBANAA LAKAL HAMDU MIL’AS SAMAAWATI WA MIL’AL ARDHI WA MIL AMAASYI’TA MIN SYAI’IN BA’DU.
Artinya :
” Wahai tuhan kami, hanya untuk-Mu lah segala puji, sepenuh langit dan bumi dan sepenuh apa saja yang Engkau kehendaki sesudahnya.”

BACAAN I’TIDAL YANG KEDELAPAN

Doa I'tidal Dalam Shalat

Latinnya :
ALLAAHUMMA RABBANAA LAKAL HAMDU, MIL-US SAMAAWAATI, WA MIL-UL ARDLI, WA MIL-U MAA BAINAHUMAA, WA MIL-U MAA SYI’TA MIN SYAI-IN BA’DU.
Artinya :
” Ya Allah, ya Tuhan kami, bagi-Mu segala puji, sepenuh langit, sepenuh bumi, sepenuh apa yang ada di antara keduanya, sepenuh apapun yang Engkau kehendaki setelah itu.”

BACAAN I’TIDAL YANG KESEMBILAN

Bacaan Doa I'tidal Dalam Shalat

Latinnya :
ALLAAHUMMA RABBANAA LAKAL HAMDU, MIL-US SAMAAWAATI, WA MIL-UL ARDHI, WA MAA BAINAHUMAA, WA MIL-U MAA SYI’TA MIN SYAI-IN BA’DU, AHLATS TSANAA-I WAL MAJDI, LAA MAANI’A LIMAA A’THAITA, WA LAA MU’THIYA LIMAA MANA’TA, WA LAA YANFA’U DZAL JADDI MINKAL JADDU.
Artinya :
“Ya Allah, ya Tuhan kami, bagi-Mu segala puji, sepenuh langit, sepenuh bumi, dan apa yang ada di antara keduanya, sepenuh apapun yang Engkau kehendaki setelah itu. Yang berhak disanjung dan dimuliakan. Tidak ada yang dapat menghalangi apa yang akan Engkau berikan, tidak ada yang dapat memberikan apa yang Engkau tahan, dan tidak bermanfaat suatu kekayaan, terhadap orang yang memiliki kekayaan, dari keputusan-Mu.”

BACAAN I’TIDAL YANG KESEPULUH

Bacaan Doa I'tidal Dalam Shalat

Latinnya :
MIL AS-SAMAAWAATI WA MIL AL-ARDH WA MAA BAIHAHUMAA WA MIL AMAA SYI’TA MIN SYAI INBA’DU. AHLATS TSANAA-I WAL MAJDI, AHAQQU MAA QAALAL BA’DU, WA KULLUNAA LAKA ABDUN. ALLAAHUMMA LAA MAANI’A LIMAA A’THAITA, WA LAA MU’THIYA LIMAA MANA’TA, WA LAA YANFA’U DZAL JADDI MINKAL JADDU.
Artinya :
“(Aku memuji-Mu dengan) pujian sepenuh langit dan sepenuh bumi, sepenuh apa yang di antara keduanya, sepenuh apa yang Engkau kehendaki setelah itu. Wahai Tuhan yang layak dipuji dan diagungkan, Yang paling berhak dikatakan oleh seorang hamba dan kami seluruhnya adalah hamba-Mu. Ya Allah, tidak ada yang dapat menghalangi apa yang Engkau berikan dan tidak ada pula yang dapat memberi apa yang Engkau halangi, tidak bermanfaat kekayaan bagi orang yang memilikinya (kecuali iman dan amal shalihnya), hanya dari-Mu kekayaan itu.”

Apabila diantara sobat semua ada yang belum hafal, mungkin kita bisa memulai menghafalkannya dari sekarang. Bisa memilih bacaan yang paling pendek dahulu supaya lebih mudah. Jika sudah hafal maka tinggal memahami arti atau maknanya. Hal itu dapat meningkatkan kekhusyu’an kita dalam mendirikan shalat nantinya. Kita bisa memakai salah satu dari bacaan di atas. Sebagai penjelasan tambahan bahwasannya yang dimaksud i’tidal adalah posisi tubuh berdiri tegak setelah ruku’ dan ini dilakukan sebelum sujud. Sampai di sini dulu, semoga bermanfaat. Wassalaamu’alaikum warahmatullahi wabarakaatuh.

Doa Saat Berbuka Puasa Sesuai Sunah Lengkap Arab Latin Dan Artinya

Assalaamualaikum warahmatullahi wabarakaatuh. Sobat ngaji yang berbahagia, mengetahui doa saat berbuka puasa sesuai sunah lengkap arab latin dan artinya menjadi hal yang amat utama. Kita semua tahu bahwasannya yang namanya puasa di bulan ramadhan itu kewajiban. Tiap tahun kita amalkan. Selama sebulan penuh kita menjalankan puasa. Terkadang tiga puluh atau dua puluh sembilan hari. Ibadah puasa juga termasuk rukun Islam yang ketiga setelah yang kedua ialah ibadah shalat wajib lima waktu.

Selama seharian kita tidak makan dan minum serta meninggalkan hal-hal yang bisa membatalkan puasa. Menjalankan ibadah puasa perlu perjuangan. Hati mesti ikhlas menjalaninya sehingga bisa lancar puasanya. Tujuan dari puasa bisa tercapai dengan baik bila kita memang sungguh-sungguh dalam melaksanakannya. Puasa bukan hanya sekedar rutinitas tahunan saja. Ibadah ini merupakan bentuk ibadah yang mesti mendapat perhatian dari kaum muslimin. Sehingga nantinya bisa sukses puasanya.

Seperti yang sudah sering kita dengar dalam berbagai pengajian dan khutbah jumat bahwasannya Allah subhanahu wa ta’ala berfirman di dalam Surat Al-Baqarah ayat 183-185 yang artinya: Wahai orang-orang yang beriman! Diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang sebelum kamu agar kamu bertakwa. (Yaitu) beberapa hari tertentu. Maka barangsiapa di antara kamu sakit atau dalam perjalanan (lalu tidak berpuasa), maka (wajib mengganti) sebanyak hari (yang dia tidak berpuasa itu) pada hari-hari yang lain. Dan bagi orang yang berat menjalankannya, wajib membayar fidyah, yaitu memberi makan seorang miskin. Tetapi barangsiapa dengan kerelaan hati mengerjakan kebajikan, maka itu lebih baik baginya, dan puasamu itu lebih baik bagimu jika kamu mengetahui. Bulan Ramadan adalah (bulan) yang di dalamnya diturunkan Al-Qur’an, sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang benar dan yang batil). Karena itu, barangsiapa di antara kamu ada di bulan itu, maka berpuasalah. Dan barangsiapa sakit atau dalam perjalanan (dia tidak berpuasa), maka (wajib menggantinya), sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari-hari yang lain. Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu. Hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, agar kamu bersyukur.

Setiap tahun kita berpuasa. Tentu saja tidak ingin kita menjadikan puasa hanya sebuah rutinitas yang tidak ada maknanya. Puasa yang kita lakukan diupayakan memberi dampak positif. Dari ayat tersebut dijelaskan bahwasannya tujuan dari orang berpuasa itu salah satunya membentuk diri menjadi orang yang bertakwa. Beruntunglah orang-orang seperti ini. Puasa wajib tersebut bisa menjadikan diri kita sebagai orang yang taqwa. Persis sebagaimana tujuan puasa yang termaktub di dalam ayat 183 Surat Al-Baqarah di atas. Namun, tentu puasa yang benar-benar serius dikerjakan.

Menjadikan puasa kita bisa sukses bukan persoalan yang sederhana. Ada banyak hal yang mesti dilakukan. Dimulai dari persiapan awal sebelum masuk bulan Ramadhan. Tepatnya pada bulan syaban. Pada bulan tersebut disunahkan seseorang untuk menjalankan ibadah puasa syaban. Puasa sunah tersebut bisa menjadi persiapan baik fisik maupun rohani dalam rangka menghadapi datangnya bulan Ramadhan.

Tatkala menjalankan puasa wajib di bulan ramadhan ini pun kita juga perlu memperhatikan berbagai hal. Tidak hanya menahan untuk tidak makan dan minum atau berbagai hal yang membatalkannya. Di saat berpuasa kita tidak boleh pula berkata kasar dan jorok. Dianjurkan pula orang yang berpuasa untuk banyak beramal saleh. Misalnya saja membaca Al-Quran, mendengarkan pengajian, membaca buku-buku agama Islam, bersedekah kepada orang yang memerlukan bantuan, menolong orang fakir miskin, dan masih banyak lagi.

Doa berbuka puasa sesuai sunah

Ketika sudah seharian berpuasa maka akhirnya tiba juga waktu untuk berbuka. Tepatnya di saat sudah masuk waktu shalat maghrib. Pada waktu tersebut kita disunahkan untuk membaca doa berbuka puasa sesuai sunah dengan khusyuk. Mengenai lafadz bacaan doanya yakni:

Doa Berbuka Puasa Lengkap Arab Latin Artinya

Latinnya :
DZAHA BAZHZHAMA U WABTALATIL ‘URUUQU, WA TSABATAL AJRU INSYAA ALLAH.
Artinya :
” Telah hilang dahaga dan urat-urat telah basah, dan telah diraih pahala, insya Allah.”

Doa ini diambil dari sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Abu Dawud. Jika kita menyimak doanya maka kita akan mengatakan sangat pendek doanya. Akan begitu mudah untuk menghafalkan doa yang pendek ini. Tidak perlu membutuhkan waktu yang terlalu lama untuk bisa hafal dengan baik. Setelah hafal maka memang perlu untuk mengajarkan pula bacaan doa ini kepada saudara, keluarga maupun teman-teman. Sukses untuk puasanya sehingga akan terbentuklah manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Allah subhahanu wa ta’ala.

Ada seseorang yang kemudian bertanya mengenai masalah doa berbuka puasa ini. Pertanyaan yakni kapan membacanya. Saat sebelum makan atau minum ketika berbuka puasa atau sesudah makan atau minum ketika berbuka puasa? Ini memang sebuah pertanyaan yang bagus sekali. Amat penting memang mengetahui akan hal yang demikian. Kita akan membahasnya juga di sini. Doa di atas dibaca tepatnya setelah kita membatalkan puasa atau saat berbuka puasa pertama. Misalnya kita berbuka pertama dengan minum maka sesudah itu langsung membaca doa tersebut. Jikalau pada waktu berbuka kita minum air putih tiga tegukkan maka setelah selesai minum itu langsung membaca doa berbuka puasa sesuai sunah itu. Jika saat berbuka kita langsung makan buah kurma atau buah pisang maka sesudahnya kita langsung membaca doa seperti di atas. Kesimpulannya doa ini dibaca tidak sebelum minum atau makan dalam berbuka puasa. Akan tetapi malah sesudahnya. Untuk sebelumnya kita membaca doa sebelum makan seperti biasanya.

Sobat ngaji semua tentu sangat berharap puasa wajibnya sukses dikerjakan. Ibadah puasa wajib di bulan ramadhan ini memang setiap tahun sekali dilaksanakan. Membaca dan membahas doa saat berbuka puasa sesuai sunah lengkap arab latin dan artinya menjadi hal yang amat penting untuk kita lakukan. Buah ibadah yang sukses tentu akan nampak pada perilaku diri kita yang semakin baik dan mantap dalam menjalani hidup. Wassalaamualaikum warahmatullahi wabarakaatuh.

Bacaan Doa Berlindung Dari Malas Latin dan Artinya

Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakaatuh. Sobat ngaji sekalian tentu pernah mengalami rasa malas. Maka penting sekali hari ini kita mempelajari lafadz doa berlindung dari malas latin dan artinya. Sifat malas ini memang bukan hal yang asing kita dengar. Hampir tiap hari ada saja orang yang mengatakan kata malas. Dalam rumah atau sebuah lingkup keluarga, sering kali ada kata malas yang terucap. Misalnya saja, seorang kakak minta adiknya untuk segera mencuci baju seragam sekolahnya sebab lusa seragam tersebut akan segera dipakainya. Namun, jawaban sang adik ialah nanti saja dan malas untuk saat itu mencuci baju.

Mungkin tidak hanya itu saja. Masih banyak contoh kata malas yang diucapkan dalam kehidupan sehari-hari. Sobat ngaji tentu juga sering mendengarnya. Sifat malas ini sangatlah mengganggu dalam kehidupan seseorang. Ada berbagai dampak buruk dari kemalasan ini. Beberapa dampak negatif dari sifat malas ini yakni:

  1. Sulit mendapatkan ilmu yang bermanfaat.
    Orang tidak akan bisa meraih ilmu tanpa ada usaha sama sekali. Ketika seseorang hendak mendapatkan ilmu yang bermanfaat maka perlu adanya upaya atau usaha yang maksimal. Belajar mendapatkan ilmu menjadi hal yang perlu dilakukan secara serius. Bila tidak ada usaha yang serius tentunya akan sulit kita mendapatkan ilmu tersebut. Ilmu mesti diusahakan dengan belajar dengan sungguh-sungguh. Bila mana seseorang malas untuk belajar maka akan sulit ia sukses mendapatkan ilmu yang bermanfaat. Maka sifat malas ini akan menghalangi seseorang meraih ilmu yang manfaat.
  2. Menjadikan seseorang sulit berprestasi.
    Yang namanya prestasi itu tidak bisa didapatkan seperti membalik kedua telapak tangan. Ia perlu usaha keras agar bisa terwujud. Prestasi bisa diperoleh dalam berbagai bidang. Seorang pelajar ia bisa berprestasi di sekolahnya, seorang mahasiswa ia berprstasi di kampusnya, seorang santri bisa mendapatkan prestasi di pondok pesantrennya, seorang karyawan bisa berprestasi di tempat bekerjanya, seorang pengusaha bisa berprestasi di perusahaan yang dipimpinnya. Masih banyak lapangan atau bidang yang bisa menjadikan seseorang berprestasi. Memiliki sifat malas akan menjadikan seseorang sulit berprestasi. Ia tidak mau melakukan hal yang maksimal dalam usaha meraih prestasi. Pekerjaan atau aktivitasnya tidak bisa dikerjakan secara maksimal.
  3. Bisa membuat orang kecewa kepada kita.
    Ini menjadi salah satu faktor yang perlu diperhatikan oleh orang yang malas. Mereka yang malas sangat mungkin bisa membuat orang lain menjadi kecewa. Misalnya saja ketika seorang pengusaha yang mengharapkan para karyawannya bekerja lebih rajin agar perusahaannya bisa berkembang pesat. Akan tetapi, para karyawannya malah bermalas-malasan. Sang pengusaha tentu kecewa dengan sikap karyawannya tersebut.
  4. Tugas dan pekerjaan tidak akan selesai.
    Orang yang malas biasanya gemar menunda-nunda. Termasuk diantaranya yakni menunda tugas atau pekerjaannya. Akibat dari malas ini akhirnya segala tugas dan pekerjaan yang dibebankan kepada dirinya tidak akan selesai.

Sebetulnya masih banyak akibat buruk dari kemalasan ini. Intinya malas ini akan sangat merugikan bagi diri kita sendiri dan juga orang lain. Sudah sepantasnya sebagai seorang muslim yang baik untuk menghindari malas tersebut. Lalu, bagaimana cara kita melawan sifat malas ini. Usaha-usaha apa yang kiranya efektif untuk mengatasi rasa malas yang begitu mengganggu tersebut. Ada beberapa hal yang bisa kita lakukan untuk mengatasi rasa malas tersebut, diantaranya:
a. Menanamkan pada diri sendiri untuk tidak malas.
Pada diri kita masing-masing kita memiliki semangat yang kuat. Sebuah semangat untuk melawan kemalasan. Kita tidak ingin menjadi orang yang malas dalam hidup ini. Baik itu malas dalam bekerja, beribadah, dan beramal yang lainnya.
b. Ubahlah cara berpikir kita mengenai malas ini.
Kalau kita masih berpikir bahwasannya malas itu adalah sesuatu yang biasa saja maka akan sulit terhindar dari rasa malas tersebut. Kita mesti mengubah pandangan keliru tersebut. Malas bukannya hal yang biasa tetapi malas akan sangat merugikan diri kita. Ketika pola pikir kita sudah tepat dalam melihat masalah malas ini maka kita bisa mudah mengatasi malas.
c. Meminta nasihat orang lain.
Bagaimana pun kita perlu menerima nasihat dari orang lain. Supaya kita mendapatkan semangat baru untuk bisa terjauhkan dari rasa malas tersebut. Kita bisa minta nasihat itu dari orang tua, atau tokoh agama seperti para kyai atau ustadz, dan siapa saja.

Doa berlindung dari malas

Itulah beberapa upaya mengenai cara mengatasi malas. Satu hal yang tidak boleh ditinggalkan ialah kita memohon pertolongan kepada Allah subhanahu wa ta’ala. Kita manusia makhluk yang lemah. Tidak punya daya dan upaya melainkan dari pertolongan-Nya. Kita perlu membaca doa berlindung dari malas. Bahkan tidak hanya sekali atau dua kali kita membacanya. Perlu dibaca berulang kali. Mengenai lafadz doanya yakni:

Bacaan Doa Berlindung Dari Malas Latin dan Artinya

Latinnya :
ALLAHUMMA INNI A’UDZU BIKA MINAL ‘AJZI, WAL KASALI, WAL JUBNI, WAL HARAMI, WAL BUKHLI, WA A’UDZU BIKA MIN ‘ADZABIL QOBRI WA MIN FITNATIL MAHYAA WAL MAMAATI.
Artinya :
” Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kelemahan, rasa malas, rasa takut, kejelekan di waktu tua, dan sifat kikir. Dan aku juga berlindung kepada-Mu dari siksa kubur serta bencana kehidupan dan kematian.”

Kita mohon kepada Allah subhanahu wa ta’ala agar dilindungi dari rasa malas. Dengan kita mengetahui doanya maka tinggal kita membacanya. Lalu kita bisa sempatkan untuk menghafalkannya dengan baik. Banyak sekali waktu-waktu yang amat bagus untuk kita gunakan berdoa. Misalnya saja saat sesudah selesai melaksanakan shalat wajib yang lima waktu. Kita langsung baca doa tersebut. Atau bisa juga menggunakan waktu-waktu yang lainnya. Intinya, sangat penting untuk kita membaca doa berlindung dari malas latin dan artinya di atas. Harapan kami artikel ini memberikan manfaat bagi sobat ngaji semuanya. Wassalamu’alaikum warahmatullahi wabarakaatuh.

Doa Iftitah Dalam Sholat Lengkap Latin Dan Artinya

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakaatuh. Tiap hari kita sebagai seorang muslim menjalankan ibadah shalat wajib yang lima waktu. Sedari kecil idealnya seseorang mulai melaksanakan ibadah sholat ini. Pendidikan mengenai ibadah ini sudah harus dimulai semenjak anak masuk usia tujuh tahun. Sebelum itu sudah boleh diajarkan tentang masalah ibadah shalat. Lebih sedini mungkin akan lebih baik. Caranya mungkin dengan hal-hal yang sederhana. Anak tidak merasa diajari tentang shalat. Meskipun sebenarnya ia sedang dididik secara tidak langsung untuk mengetahui caranya shalat itu bagaimana. Salah satu cara mengajari anak untuk shalat ialah mengajak mereka untuk membersamai orang tua dalam shalat. Ketika ayah dan ibunya mengerjakan shalat, ajaklah sang buah hati untuk ada di dekat mereka. Meski pun sang anak belum bisa atau mau melakukan shalat seperti kita tidaklah masalah. Karena memang usia mereka masih kecil. Belum saatnya untuk berkewajiban mengerjakan shalat.

Misalnya saja anak kita suruh duduk di samping kita. Dengan mereka duduk di dekat kita mendirikan shalat maka mereka akan melihat dengan mata dan kepala sendiri bagaimana kita mengerjakan shalat. Seperti apa berdirinya? Lalu bagaimana cara mengangkat tangan saat takbiratul ihram? Kemudian bagaimana saat ruku dan sujud? Hingga akhirnya menengok ke arah kanan dan kiri dan mengucapkan salam. Ini semua bisa dilihat dengan lengkap tanpa media apa pun. Cukup anak ada di dekat orang tuanya saat shalat. Dan umumnya anak itu akan ingin selalu dekat dengan ayah dan ibunya. Meskipun mungkin shalatnya agak lama bagi si anak, tetapi anak tersebut akan tetap setia menunggui orang tuanya sedang shalat. Apalagi dengan si ibu. Biasanya dengan sang ibu anak kecil itu dekat sekali.

Model pendidikan seperti ini amat sederhana namun sangat efektif bagi perkembangan si buah hati. Terutama perkembangan dalam kehidupan beragamanya. Yang menjadi salah satu hal penting atau kewajiban utama yang mesti segera diajarkan kepada si buah hati yakni shalat wajib lima waktu. Dari shalat subuh, dhuhur, asar, maghrib, isya dan subuh. Masing-masing ada gerakan dan bacaanya yang harus dipelajari dengan baik. Setelah kami sampaikan pentingnya mendidik anak-anak dengan agama atau ibadah yang benar. Selanjutnya kita fokuskan di sini tentang pembahasan mengenai bacaan shalat sesuai sunah Nabi Muhammad shalallahu ‘alaihi wa sallam.

Lafadz doa iftitah dalam shalat

Pada kesempatan kali ini kami tidak membahas seluruh bacaan di dalam shalat dari awal hingga akhir. Tetapi yang akan kami fokuskan ialah mengenai doa atau bacaan iftitah di dalam shalat. Permasalahan doa iftitah ini bukan hal yang sepele. Membacanya termasuk hal yang disunahkan. Sehingga sangatlah penting untuk kita memperhatikan doa tersebut. Yang paling penting untuk pertama kali yakni kita mengetahui lafazh doanya. Mengenai bacaa doanya yakni:

Doa Iftitah Dalam Sholat Lengkap Latin Dan Artinya

Latinnya :
WAJJAHTU WAJ-HIYA LILLADZII FATHARAS SAMAAWAATI WAL ARDHA HANIIFAW WAMAA ANA MINAL MUSYRIKIINA. INNA SHALAAATII WA NUSUKII, WA MAHYAAYA WA MAMAATII LILLAAHI RABBIL ‘AALAMIINA. LAA SYARIIKALAHU WA BI DZAALIKA UMIRTU WA ANA MINAL MUSLIMIINA. ALLAHUMMA ANTAL MALIKA LAA ILAHA ILLAA ANTA ANTA RABBII WA ANA ‘ABDUKA ZHALAMTU NAFSII WA ‘TARAFTU BIDZANBII FAGH FIRLII DZUNUUBII JAMII’AN INNAHU LAA YAGHFIRUDZ DZUNUUBA ILLAA ANTA, WAHDINII LI AHSANIL AKHLAAQI LAA YAHDII LI AHSANIHAA ILLA ANTA, WASHRIF ‘ANNII SAYYI AHAA, LAA YASHRIFU ‘ANNII SAYYI AHAA ILLA ANTA, LABBAIKA WA SA’DAIKA, WAL KHAIRU KULLUHU BI YADAIKA, WASYARRU LAISA ILAIKA, ANA BIKA WA ILAIKA TABAARAKTA WA TA’AALAITA, ASTAGHFIRUKA WA ATUUBU ILAIK.

Untuk arti atau terjemahan dalam bahasa Indonesia dari doa tersebut adalah:
Aku menghadap kepada Tuhan Pencipta langit dan bumi, dengan memegang agama yang lurus dan aku tidak tergolong orang-orang yang musyrik. Sesungguhnya shalat, ibadah dan hidup serta matiku adalah untuk Allah. Tuhan seru sekalian alam, tiada sekutu bagi-Nya, dan karena itu, aku diperintah dan aku termasuk orang-orang muslim.
Ya Allah, Engkau adalah Raja, tiada Tuhan (yang berhak disembah) kecuali Engkau, engkau Tuhanku dan aku adalah hamba-Mu. Aku menganiaya diriku, aku mengakui dosaku (yang telah kulakukan). Oleh karena itu ampunilah seluruh dosaku, sesungguhnya tidak akan ada yang mengampuni dosa-dosa, kecuali Engkau. Tunjukkan aku pada akhlak yang terbaik, tidak akan menunjukkan kepadanya kecuali Engkau. Hindarkan aku dari akhlak yang jahat, tidak akan ada yang bisa menjauhkan aku daripadanya, kecuali Engkau. Aku penuhi panggilan-Mu dengan kegembiraan, seluruh kebaikan di kedua tangan-Mu, kejelekan tidak dinisbahkan kepada-Mu. Aku hidup dengan pertolongan dan rahmat-Mu, dan kepada-Mu (aku kembali). Maha Suci Engkau dan Maha Tinggi. Aku minta ampun dan bertaubat kepada-Mu.

Kemudian doa iftitah yang lainnya:

Doa Iftitah Dalam Sholat Lengkap

Latinnya :
ALLAAHUMMA RABBA JIB-RILA WA MIIKAAIILA, WA ISRAAFIILA FAA THIRASSAMAA WAATI WAL ARDHI, ‘AALIMAL GHAIBI WASYAHAADATI ANTA TAHKUMU BAINA ‘IBAADIKA FIIMAA KAANUU FIIFI YAKHTALIFUUNA. IHDINII LIMAKH TULIFA FIIHI MINAL HAQQI BI IDZNIKA TAJDII MANTASYAA U ILA SHIRAATHIM MUSTAQIIM.
Untuk artinya atau terjemahannya adalah
“Ya Allah, Tuhan Jibrail, Mikail dan Israfil. Wahai Pencipta langit dan bumi. Wahai Tuhan yang mengetahui yang ghaib dan nyata. Engkau yang menjatuhkan hukum (untuk memutuskan) apa yang mereka pertentangkan. Tunjukkanlah aku pada kebenaran apa yang dipertentangkan dengan seizin dari-Mu. Sesungguhnya Engkau menunjukkan pada jalan yang lurus bagi orang yang Engkau kehendaki”.

Atau bisa pula dengan membaca sebagai berikut :

Doa Iftitah Dalam Sholat

Latinnya :
ALLAHUMMA BAA’ID BAINII WA BAINA KHATHAA YAAYA KAMAA BAA’ADTA BAINAL MASYRIQI WAL MAGHRIB. ALLAHUMMA NAQQINII MIN KHATAAYAAYA KAMAA YUNAQATS TSAUBUL ABYADHU MINAD DANAS. ALLAHUMAGH SILNII MIN KHATHAA YAAYA BIL MAA’I WATS TSALJI WAL BARAD.
Artinya atau terjemahannya adalah:
“Ya Allah, jauhkan antara aku dan kesalahan-kesalahanku, sebagaimana Engkau menjauhkan antara timur dan barat. Ya Allah, bersihkanlah aku dan kesalahan- kesalahanku, sebagaimana baju putih dibersihkan dari kotoran. Ya Allah, cucilah aku dari kesalahan-kesalahanku dengan salju, air dan air es”.

Nah, demikian beberapa macam doa iftitah secara lengkap arab latin maupun juga dengan artinya. Memang ketika kita melaksanakan shalat wajib lima waktu, doa tersebut tidak kita baca secara jahr atau keras. Sehingga anak kita pun tidak mendengar bacaan kita. Namun, saat kita telah selesai mengerjakan shalat maka bisa dipakai untuk mengajarkannya kepada anak-anak. Semoga anak-anak kita menjadi insan yang taat beribadah dan berakhlak mulia. Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakaatuh.

Doa Perlindungan Untuk Anak Lengkap Dengan Artinya

Pada kali ini kita akan membahas tentang doa perlindungan untuk anak lengkap dengan artinya. Setiap orang tua selalu menyayangi anak-anaknya. Orang tua sangat bahagia dengan kehadiran si buah hati. Anak-anak menjadi pelengkap kebahagiaan sebuah keluarga. Kelahiran seorang bayi di dunia merupakan kesyukuran yang luar biasa. Orang tua bersyukur diberi nikmat berupa anak. Di samping anak-anak itu juga sebetulnya sebagai amanah dari Allah subhanahu wa ta’ala. Sebagai seorang yang bersyukur tentu ia mesti menjaga betul amanah berupa anak ini. Ia akan merawat dan mendidik anak-anaknya dengan sebaik-baiknya.

Di hari ketujuh kelahiran seorang anak biasanya langsung dilakukan aqiqah. Ditandai dengan memberi nama kepada anak tersebut. Nama yang dibuat oleh orang tua pun adalah yang terbaik. Dalam nama yang ditentukan orang tua itu memiliki arti yang bagus. Di samping memberi nama, maka anak juga dicukur rambutnya. Tidak lupa pula dengan menyembelih kambing. Untuk anak yang lahir itu laki-laki maka menyembelih kambing jumlahnya dua. Sedang bila anaknya yang lahir itu perempuan maka menyembelih kambing jumlahnya satu.

Doa perlindungan untuk anak

Selanjutnya, orang tua pun hendaknya sering mendoakan kepada si anak. Tidak hanya orang tuanya saja sebetulnya. Siapa saja bisa mendoakan kepada si anak bayi tersebut. Bahkan mereka yang biasanya datang ke rumah pun sebaiknya membaca doa perlindungan anak dengan baik. Tidak hanya sekali saja, boleh mendoakannya berkali-kali. Lafazh dari doanya yakni:

Doa Perlindungan Untuk Anak Lengkap Dengan Artinya

Latin:
U’IIDZUKUMAA BI KALIMAA TILLAAHIT TAMMAH MIN KULLI SYAITHAA NIN WA HAAMMAH, WA MINKULLI ‘AININ LAAMMAH.

Yang artinya :
“Aku berlindung kepada Allah untukmu berdua dengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna, dari segala setan, binatang yang berbisa dan pandangan mata yang jahat.”

Doa yang pendek dan begitu mudah untuk dihafalkan oleh siapa pun. Teman-teman pembaca yang belum hafal sama sekali bisa mulai untuk membacanya. Selanjutnya nantinya bisa dihafal dan diamalkan. Termasuk pula memahami makna di dalam doa tersebut penting untuk dilakukan. Doa tersebut sebetulnya bersumber dari hadits yang diriwayatkan oleh Abu Dawud.

Di dalam doa di atas kita mendoakan agar anak kecil dan bayi itu dilindungi Allah subhanahu wa ta’ala dari segala hal yang tidak baik. Dengan perlindungan Allah subhanahu wa ta’ala maka sudah sangat sempurna. Ketika Allah subhanahu wa ta’ala telah menurunkan perlindungan dan pertolongannya maka sudah tidak ada lagi yang bisa mengganggu si anak kecil atau bayi tersebut. Beberapa hal yang mengganggu anak kecil tersebut, antara lain;

  1. Setan dalam bentuk jin
    Setan ini pekerjaannya selalu mengganggu manusia. Sejak zaman Nabi Adam alaihissalam hingga hari kiamat nanti, setan akan selalu mengganggu manusia. Cara mengganggunya pun dengan aneka model dan bentuk. Tidak terkecuali kepada anak kecil kita. Setan juga akan bisa mengganggu anak kecil tersebut. Maka begitu penting bila kita berdoa untuk si anak itu.
  2. Binatang yang berbisa
    Segala binatang yang memiliki bisa tentu sangat berbahaya bagi manusia pada umumnya. Terlebih lagi bagi seorang anak kecil atau bayi yang sama sekali belum memiliki kemampuan untuk melindungi dirinya.
  3. Pandangan mata yang jahat
    Meski sebuah pandangan mata saja. Tetapi pandangan mata yang jahat ini bisa membahayakan. Sehingga sangat penting untuk kita memohon perlindungan dari hal tersebut.

Begitu pentingnya doa tersebut. Rugilah bila kita sampai melupakannya. Meski kita belajar untuk bisa hafal dan selanjutnya bisa menghafalkannya dengan baik.

Doa Sebelum Belajar Lengkap Dengan Artinya

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakaatuh. Setiap orang tentu ingin mendapatkan kebahagian dan kesuksesan di dalam hidupnya. Sobat ngaji semua pun juga pasti menginginkan hal yang demikian. Anak-anak yang masih sekolah saja sudah berniat dan bertekad untuk meraih kesuksesan. Saat masih muda digunakan untuk melakukan apa saja guna meraih masa depan yang gemilang. Belajar menjadi contoh kegiatan yang amat baik untuk dilakukan. Waktu muda hendaknya diisi dengan aktivitas positif semacam ini. Kesempatan emas di waktu seseorang masih berusia muda mestinya dimanfaatkan dengan baik untuk selalu banyak belajar.

Hampir sebagian besar waktu anak-anak dan para remaja digunakan untuk sekolah. Baik itu yang berupa sekolah umum, sekolah agama, madrasah, atau pun pondok pesantren yang kini semakin banyak jumlahnya. Di lembaga pendidikan berupa sekolah inilah kegiatan belajar menjadi hal yang paling utama. Ketika seorang melanjutkan pendidikannya maka masuklah ke perguruan tinggi atau universitas. Di tempat tersebut juga menjadi tempat belajar yang lebih komprehensif lagi. Di tingkat perguruan tinggi para mahasiswa akan lebih terfokus pada jurusan yang ia ambil. Memang sebagai seorang pelajar dan mahasiswa itu tugasnya belajar dengan sebaik mungkin. Meskipun pada kenyataannya belajar tidak hanya bisa dilakukan di dalam sekolah maupun kampus saja. Ada berbagai tempat lainnya yang bisa digunakan sebagai tempat belajar.

Macam-macam doa sebelum belajar

Tiap muslim tentunya mempunyai adab yang penting ketika belajar. Ia mestinya membaca doa sebelum belajar ketika sebelum memulainya. Sobat ngaji semua yang berbahagia. Kali ini kami akan tuliskan beberapa doanya.

Yang pertama :

Doa Sebelum Belajar Lengkap

ALLAAHUMMAFTAH LANA HIKMATAKA WANSYUR ‘ALAINAA RAHMATAKA MIN KHAZAA INI RAHMATIKA YAA ARHAMAR RAAHIMIIN.

Artinya:
“Ya Allah, bukakanlah untuk kami hikmah-Mu dan taburkanlah kepada kami rahmat-Mu dari gudang-gudang rahmat-Mu wahai Dzat yang Maha Kasih.”

Yang kedua:

Doa Sebelum Belajar

“RADLITTU BILLAHI RABBA, WABIL ISLAAMI DINAA, WA BI MUHAMMADIN NABIYA WARASULAA, RABBI ZIDNII ‘ILMAA WARZUQNII FAHMAA”.

Artinya:
“Kami ridho Allah Swt sebagai Tuhanku, Islam sebagai agamaku, dan Nabi Muhammad sebagai Nabi dan Rasul, Ya Allah, tambahkanlah kepadaku ilmu dan berikanlah aku pengertian yang baik”

Yang ketiga:

Doa Sebelum Belajar Pendek

RABBI ZIDNII ‘ILMAN WARZUQNII FAHMAA, WAJ’ALNII MINASH-SHAALIHIIN
Artinya :
“Ya Allah, tambahkanlah aku ilmu dan berikanlah aku rizqi akan kepahaman. Dan jadikanlah aku termasuk golongan orang-orang yang sholih.”

Dari ketiga macam di atas maka kita bisa memilih salah satu. Silakan kita memilihnya. Apakah yang pertama, kedua, atau yang ketiga. Belajar merupakan bentuk usaha untuk meraih ilmu. Kedudukan ilmu sangatlah mulia. Dengan ilmu banyak hal bisa dilakukan. Tentu saja ilmu yang bermanfaat. Bukan ilmu yang malah memberi madharat. Sesuatu yang baik maka semestinya diawali dengan berdoa. Dalam hal ini kita membaca doa sebelum belajar pada tiap kali hendak memulai aktifitas mulia tersebut.

Ada beberapa makna yang bisa kita ambil dari lafazh doa di atas. Pertama, kita sebagai manusia yang lemah maka sudah sepantas selalu memohon pertolongan kepada Allah subhanahu wa ta’ala. Tidak ada daya dan kekuatan melainkan karena pertolongan dari Allah. Tak pantas orang yang sedang menuntut ilmu atau belajar menganggap bahwa ilmu yang diperolehnya itu berkat dari usahanya saja. Sikap seperti ini bisa membawa kepada kesombongan. Padahal, sikap sombong sangat dicela. Sikap seperti ini mesti dijauhi oleh mereka yang menuntut ilmu khususnya dan semua orang pada umumnya.

Yang kedua, kita meyakini bahwa Allah subhanahu wa ta’ala sebagai pemilik ilmu. Kita seharusnya memohon kepada Allah supaya dikaruniakan ilmu yang bermanfaat untuk kehidupan. Baik itu untuk kebaikan di dunia maupun untuk kebaikan di akhirat kelak. Hanya Allah saja yang menguasai segala sesuatu. Ilmu-Nya tidak terbatas. Bahkan seluruh ilmu yang ada di dunia ini sebetulnya sangat sedikit sekali bila dibandingkan dengan ilmu yang ada di sisi Allah subhanahu wa ta’ala.

Yang ketiga, kita mesti ridha bahwa Allah subhanahu wa ta’ala sebagai tuhan kita, Nabi Muhammad shalallahu ‘alaihi wa sallam sebagai nabi serta rasul dan Islam sebagai agama kita kaum muslimin. Dengan keridhaan ini maka kita akan menjadi lebih mudah meraih ilmu yang bermanfaat serta ilmu tersebut tidak membahayakan kehidupan manusia. Tentu saja keridhaan itu mesti tertanam betul di dalam hati sanubari. Yang keempat, mencari ilmu perlu memiliki kemampuan untuk memahami dengan baik. Maka kita memohon agar dipahamkan atas ilmu yang kita pelajari. Kemampuan pemahaman atau kecerdasan ini sangat memudahkan kita menyerap ilmu yang hendak dipelajari.

Dan yang kelima, kita memohon agar dijadikan orang-orang yang tergolong shalih. Setinggi ilmu atau sebanyak apa pun ilmu yang kita miliki tidak akan memberi kebaikan bagi diri seseorang bila mana tidak dilandasi dengan keshalihan. Idealnya, ilmu yang kita pelajari itu seyogyanya menjadikan diri kita menjadi orang yang lebih shalih lagi. Orang yang mendapatkan ilmu tersebut akan semakin dekat dengan Allah subhanahu wa ta’ala dalam kehidupannya.

Dengan berdoa maka kita akan menjadi orang yang benar-benar mengharap kebaikan. Ilmu yang akan kita pelajari menjadi lebih berkah. Proses untuk meraih ilmu yang penuh dengan adab yang baik yakni membaca doa sebelumnya merupakan satu point yang amat terpuji. Tidak mengherankan kalau para guru maupun ustadz atau ustadzah selalu mengajak para murid dan santrinya membaca doa terlebih dahulu sebelum memulai aktivitas pembelajaran. Tidak hanya pada pagi hari saja membaca doa seperti itu. Saat kapan pun hendak belajar sangat bagus bila membacanya selalu. Bila belum hafal maka bisa dimulai dari sekarang berusaha menghafalkannya. Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakaatuh.

Doa Sebelum Tidur Lengkap Arab Latin dan Artinya

Assalaamualaikum warahmatullahi wabarakaatuh. Gimana kabar hari ini sobat semua? Tetap semangat dan selalu bersyukur bukan? Alhamdulillah kalau begitu. Kita mau bahas doa sebelum tidur lengkap dengan arab latin serta artinya. Masalah tidur tentu menjadi hal yang rutin dilakukan oleh semua manusia, termasuk diri kita sendiri. Kita semua tidak ada yang gak pernah tidur dalam kehidupan ini. Tidak ada satu pun orang yang kuat tidak tidur dalam hidupnya. Kalau hanya tidak tidur dalam sehari semalam saja mungkin ada yang kuat. Meskipun kebanyakan orang sudah sulit melakukan hal itu.

Setiap hari kita tidur adalah sebuah nikmat yang begitu luar biasa. Khususnya di malam hari orang tidur. Kalau di siang hari mungkin tidak semua bisa melakukannya karena umumnya orang menggunakan waktu di siang hari untuk bekerja mencari nafkah serta berbagai aktivitas yang lainnya. Tetapi, sebagian ada pula yang menjadikan waktu istirahat saat bekerja untuk diisi dengan tidur siang. Meskipun tentu durasinya tidur cukup pendek. Tidak masalah. Bagus saja itu kok. Cuma kalau sedang bekerja atau belajar terus tidur, nanti tidak akan rampung pekerjaan atau tugasnya. Iya, kan?

Waktu malam memang sebaiknya digunakan untuk beristirahat. Terutama untuk tidur. Dan ternyata tidur di waktu malam sangat bagus untuk kesehatan tubuh kita. Ini sesuai dengan firman Allah Subhanahu wa ta’ala di dalam Al-quran Surat Al-Mukmin ayat 61 yang artinya : “Allah-lah yang menjadikan malam untuk kamu supaya kamu beristirahat padanya; dan menjadikan siang terang benderang. Sesungguhnya Allah benar-benar mempunyal karunia yang dilimpahkan atas manusia, akan tetapi kebanyakan manusia tidak bersyukur.” Jadi, fitrahnya manusia adalah tidur di saat malam hari. Tentu saja sebaiknya sebagian malam dipakai pula untuk ibadah kepada Allah Subhanahu wa ta’ala, misal untuk membaca ayat-ayat Al-Quran, shalat tahajud serta berdzikir.

Doa sebelum tidur

Sebagai seorang muslim yang baik, tidur tidak semata-mata untuk istirahat saja. Akan tetapi, tidur juga diniatkan sebagai bagian dari ibadah kepada Allah subhanahu wa ta’ala. Tidur juga menjadi hak dari tubuh kita untuk beristirahat. Dalam tidur pun ternyata ada doanya. Ada doa sebelum tidur yang bisa kita baca, lho. Mengenai lafazhnya, berikut silakan disimak bersama.

DOA SEBELUM TIDUR YANG PERTAMA

Doa Sebelum Tidur Lengkap Arab Latin dan Artinya

Latinnya :
BISMIKA ALLAHUMMA AHYAA WA BISMIKA AMUUT.
Artinya :
“Dengan menyebut nama-Mu Ya Allah aku hidup dan dengan menyebut nama-Mu Ya Allah aku mati. “

DOA SEBELUM TIDUR YANG KEDUA

Doa Sebelum Tidur Pendek

Latinnya :
BISMIKA ALLAHUMMA AMUUTU WA AHYAA
Artinya : “Dengan nama-Mu, ya Allah. Aku mati dan hidup.”

DOA SEBELUM TIDUR YANG KETIGA

Doa Sebelum Tidur

Latinnya :
ALLAHUMMA QINII ‘ADZAABAKA YAUMA TAB’ATSU ‘IBAADAK. (Dibaca tiga kali).
Artinya : “Ya Allah! Jauhkanlah aku dari siksaanMu pada hari Engkau membangkitkan hamba-hambaMu.” (Dibaca tiga kali).

DOA SEBELUM TIDUR YANG KEEMPAT

Doa Sebelum Tidur Panjang

Latinnya :
BISMIKA RABBII WA DHA’TA JANBII, WA BIKA ARFA’AHU, FA IN AMSAKTA NAFSII FARHAMHAA, WA IN ARSALTAHAA FAHFAZHHAA BIMAA TAHFAZHU BIHI ‘IBAADAKASH SHAALIHIIN.
Artinya :
” Dengan nama Engkau, wahai Tuhanku, aku meletakkan lambungku. Dan dengan namaMu pula aku bangun daripadanya. Apabila Engkau menahan rohku (mati), maka berilah rahmat padanya. Tapi, apabila Engkau melepaskannya, maka peliharalah, sebagaimana Engkau memelihara hamba-hambaMu yang shalih.”

DOA SEBELUM TIDUR YANG KELIMA

Doa Sebelum Tidur Panjang Lengkap

Latinnya :
ALLAHUMMA INNAKA KHALAQTA NAFSII WA ANTA TAWAFFAAHAA, LAKAMAMAATUHAA WA MAHYAAHAA, IN AHYAITAHAA FAHFAZH-HAA, WA IN AMATTAHAA FAGHFIRLAHAA, ALLAHUMMA INNII AS-A ALUKAL’AAFIYAH.
Artinya :
” Ya Allah. Sesungguhnya Engkau menciptakan diriku, dan Engkaulah yang akan mematikannya. Mati dan hidupnya hanya milikMu. Apabila Engkau menghidupkannya, maka peliharalah. Apabila Engkau mematikannya, maka ampunilah. Ya Allah! Sesungguhnya aku memohon kepadaMu keselamatan.”

Dengan berbagai macam bacaan tersebut maka kita bisa memilih untuk membaca salah satu doa di atas. Lafazhnya ada yang pendek dan ada pula yang panjang. Kita juga boleh membaca semuanya. Makna yang terkandung dari doa di atas sangatlah bagus. Kita sebagai manusia yang lemah dan tidak berdaya hendaknya selalu mengagungkan Allah subhanahu wa ta’ala. Sering menyebut nama Allah dalam memulai segala kebaikan. Kita pun memohon agar selalu diberi rahmat dan keselamatan. Selain itu, kita memohon agar di saat dibangkitkan nanti kita diringankan perhitungan amal kita. Semoga bermanfaat untuk sobat ngaji dan para pembaca sekalian. Salam sukses untuk semua. Tidur kita akan semakin bermakna dengan diawali membaca doa. Wassalamualaikum wa rahmatullahi wa barakaatuh.